SLI Oprasional, Semangat Petani Tanjungsari Wujudkan Ketahanan Pangan

  • Taufiq Kurniawan
  • 04 Mar 2021
SLI Oprasional, Semangat Petani Tanjungsari Wujudkan Ketahanan Pangan

Kab. Bogor - Kondisi pandemi Covid 19 tidak menurunkan semangat petani Tanjungsari, kab. Bogor dalam menimba ilmu tetang iklim pada kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Oprasional yg digelar BMKG di Aula Kantor Desa Tanjungsari Kab. Bogor, Rabu (3/3).

Petani perlu tahu bagaimana bersikap menghadapi variabilitas iklim yang memengaruhi produktivitas panen mereka. Informasi iklim masih sulit dipahami, utamanya di kalangan petani yang memang mengalami langsung pengaruh iklim pada kehidupan mereka. Jadi tujuan utama Sekolah Lapang Iklim BMKG adalah mengubah informasi iklim teknis menjadi bahasa praktis petani.

Kondisi normal, SLI dilakukan bertahap sampai 3 tahap dengan modul pengajaran. SLI tersebut perlu waktu yang panjang dan banyak pertemuan secara langsung di lahan pertanian. Berbeda dengan kondisi New Normal Covid 19 ini, kegiatan SLI menekankan pada oprasional, yaitu menyesuaikan kebutuhan petani tidak berdasarkan modul.

Kegiatan SLI Oprasional Provinsi Jawa Barat tahun ini penyampaian materi tatap muka hanya dilakukan dalam satu hari dengan menerapkan protokol kesehatan. Kemudian bimbingan dilakukan secara darling melalui group whatsapp yang dikelola tim dari UPT Stasiun Klimatologi Bogor.

Selain itu, untuk mempercepat penyebaran pengetahuan dan pemahaman iklim, para petani peserta SLI juga diharapkan dapat membagi pengetahuannya kepada para petani lain yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan SLI. Sehingga pengetahuan dan pemahaman iklim ini dapat diterima secara luas oleh petani untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Pada pembukaan SLI Tanjungsari, Mulyadi dari anggota Komisi V DPR RI, menyampaikan secara langsung kepada 25 petani peserta SLI Oprasional akan pentingnya pemahaman iklim bagi para petani.

"Informasi iklim untuk petani menjadi sangat penting pada saat jumlah angka kelahiran meningkat, maka kebutuhan akan produk-produk pertanian juga meningkat. Maka negara pun menjalankan upaya ketahanan pangan", ujar Mulyadi.

Hadir secara virtual, Herizal selaku Deputi Bidang Klimatologi. Pada kempatan tersebut, Herizal mengingatkan dampak perubahan iklim berupa pergeseran musim dan meningkatnya cuaca ekstrim. Sekolah lapang iklim ini sebagai upaya untuk menjaga produktivitas pertanian dari pengaruh perubahan iklim.

Selain itu, hadir secara langsung Ardasena selaku Kepala Pusat Iklim Terapan memberikan sambutannya dengan bahasa sunda, bahasa setempat yang digunakan para peserta SLI Oprasional dengan tujuan untuk mempermudah pemahan. Dalam sambutannya, mengingatkan penting ketahanan pangan nasional. Kegiatan SLI merupakan upaya yang dilakukan BMKG untuk mewujudkan ketahanan pangan. Pada kesempatan itu juga hadir secara langsung, Kepala UPT Stasiun Klimatologi Bogor beserta jajarannya, Kepala Stasiun BMKG se-Jawa Barat, serta Camat dan Kepala Desa setempat.

Gempabumi Terkini

  • 16 Apr 2021, 10:42 WIB
  • 5.4
  • 10 km
  • 10.57 LS - 116.95 BT
  • Pusat gempa berada di laut 202 km Tenggara SUMBAWABARAT-NTB
  • Dirasakan (Skala MMI): III Sumbawa, II Denpasar, II Mataram
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di laut 202 km Tenggara SUMBAWABARAT-NTB
  • Dirasakan (Skala MMI): III Sumbawa, II Denpasar, II Mataram
  • Selengkapnya →

Siaran Pers