
Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 24 – 30 April 2026: Transisi Menuju Musim Kemarau: Cuaca Umumnya Cerah, Meskipun Potensi Hujan Masih Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia
BMKG mencatat dalam beberapa waktu terakhir, terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 20 – 23 April 2026. Curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terpantau di Nusa Tenggara Timur (125.3 mm/hari), Aceh (98.0 mm/hari), Kalimantan Tengah (85.0 mm/hari), Kep. Riau (83.0 mm/hari), Jawa Timur (70.2 mm/hari), Jawa Barat (69.7 mm/hari), Kalimantan Tengah (67.1 mm/hari) dan Sumatera Barat (58.5 mm/hari). Kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas sejumlah gelombang atmosfer, seperti Rossby Ekuatorial, Kelvin, Mixed Rossby-Gravity (MRG) dan Madden-Julian Oscillation (MJO) spasial di beberapa wilayah. Sirkulasi siklonik di perairan dan pesisir barat Sumatera dan Jawa Barat hingga Jawa Tengah memicu terbentuknya daerah pertemuan angin, konvergensi, dan konfluensi yang meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di sekitar wilayah yang terdampak pola angin tersebut. Selain itu, pemanasan permukaan yang cukup hangat pada siang hari serta kelembapan udara yang masih cukup basah di lapisan bawah turut mendukung terbentuknya awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan.
