Budaya Antisipasi Dini Terhadap Bencana

  • Murni Kemala Dewi
  • 23 Nov 2018
Budaya Antisipasi Dini Terhadap Bencana

Jakarta, Rabu (21 November 2018) / Dengan mengangkat judul "Membangun Budaya Antisipasi Dini Terhadap Bencana", Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa BMKG menyadari budaya waspada atau antisipasi dini untuk selamat bencana harus dibangun baik dengan sengaja atau dipaksa melalui proses yang tersistim seperti melalui beberapa tahap berikut ini :

  1. Adanya perencanaan wilayah dan tata ruang
  2. Pengetatan tata ruang berbasis mitigasi bencana
  3. Perlu penegakan regulasi serta building code
  4. Pentingnya audit dan sertifikasi bangunan
  5. Penguatan mitigasi melalui edukasi, pelatihan dan gladi
  6. Monev dan inovasi / langkah terobosan.

Hal ini disampaikan Kepala BMKG dalam Seminar Nasional yang bertemakan "Sinergi Pengelolaan Risiko Kebencanaan Menuju Permukiman Tangguh Bencana" yang diadakan Kementerian PUPR, bertempat di Auditorium PUPR, Jakarta.

Seminar Nasional ini digelar dalam rangka peningkatan kesadaran, kesiapsiagaan serta sinergi antar pemangku kepentingan termasuk di dalamnya Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten / Kota sebagai upaya mitigasi dan manajemen kebencanaan. Kegiatan ini juga merupakan sebuah momentum baik dalam upaya peningkatan peran dan tanggung jawab serta bentuk-bentuk kerjasama yang diperlukan berbagai pihak dalam membangun sebuah sistim manajemen bencana yang terukur sejak tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pasca bencana agar bisa membentuk pemukiman penduduk yang lebih tangguh dalam menghadapi ancaman bencana.

Gempabumi Terkini

  • 03 Desember 2022, 16:49:41 WIB
  • 6.4
  • 118 km
  • 7.51 LS - 107.52 BT
  • Pusat gempa berada di darat 52 km BaratDaya Kab-Garut
  • Dirasakan (Skala MMI): IV Garut, III Ciamis, III Kalapanunggal, III Sumur, III Tasikmalaya, II - III Pamoyanan, II - III Panimbang, III Soreang, III Kopo, II - III Sumedang, II - III Lembang, II - III Cikeusik, II - III Labuan, II - III Purworejo, II - III Bantul, II - III Kulon Progo, II - III Kebumen, II Cikembar, II Pelabuhan Ratu, II Cugenang, II Bandung , II Bogor, II Cilacap, II Sawarna, II Cireunghas, II Bojong, II Yogyakarta, II Wonosobo, II Karangkates, II Trenggalek
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di darat 52 km BaratDaya Kab-Garut
  • Dirasakan (Skala MMI): IV Garut, III Ciamis, III Kalapanunggal, III Sumur, III Tasikmalaya, II - III Pamoyanan, II - III Panimbang, III Soreang, III Kopo, II - III Sumedang, II - III Lembang, II - III Cikeusik, II - III Labuan, II - III Purworejo, II - III Bantul, II - III Kulon Progo, II - III Kebumen, II Cikembar, II Pelabuhan Ratu, II Cugenang, II Bandung , II Bogor, II Cilacap, II Sawarna, II Cireunghas, II Bojong, II Yogyakarta, II Wonosobo, II Karangkates, II Trenggalek
  • Selengkapnya →

Siaran Pers