Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Februari 2021

  • Mohammad Ridwan
  • 13 Feb 2021
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Februari 2021

? Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD

Dasarian I Februari 2021, Indeks ENSO menunjukkan kondisi La Nia masih berlangusung, beberapa institusi memprediksi La Nia dapat bertahan hingga Mei 2021. Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi IOD Netral, dan diprediksi tetap pada kategori Netral setidaknya hingga pertengahan 2021.

? Analisis dan Prediksi Angin 850mb

Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya didominasi angin baratan. Daerah belokan angin terjadi di sekitar
garis ekuator. Zona konvergensi terbentuk memanjang dari Sumatera bagian selatan hingga Papua bagian Selatan. Kecepatan umumnya lebih kuat dibanding normalnya. Pada dasarian II Februari 2021, aliran massa udara di seluruh wilayah Indonesia diprakirakan masih didominasi angin baratan, dan secara umum diprediksi memiliki pola yang mirip dengan angin pada dasarian I Februari 2021 dengan kecepatan yang relatif sama dibanding normalnya.

?Analisis OLR

Daerah pembentukan awan terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia, kecuali wilayah Sumatera bagian utara. Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya lebih banyak daripada normalnya.

? Analisis dan Prediksi MJO

Analisis pada tanggal 10 Februari 2021 menunjukkan MJO aktif di fase 7 (Pasifik Barat) dan diprediksi tetap aktif menuju fase 6 (Pasifik Barat) hingga pertengahan dasarian III Februari 2021. Berdasarkan peta prediksi spasial anomali OLR, wilayah lebih kering diprediksi terjadi di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah hingga pertengahan dasarian III Februari 2021. Sedangkan wilayah lebih basah diprediksi akan terjadi di wilayah Indonesia bagian timur.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Gempabumi Terkini

  • 18 Oktober 2021, 15:34:46 WIB
  • 3.4
  • 8 km
  • 2.45 LS - 120.92 BT
  • Pusat gempa berada di darat 31 km Barat Laut LUWUTIMUR
  • Dirasakan (Skala MMI): III Angkona, II Mangkutana
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di darat 31 km Barat Laut LUWUTIMUR
  • Dirasakan (Skala MMI): III Angkona, II Mangkutana
  • Selengkapnya →

Siaran Pers