Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi, dan Pejabat Fungsional BMKG

  • Ibrahim
  • 16 Des 2020
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi, dan Pejabat Fungsional BMKG

Jakarta - Rabu (16/12), Kepala BMKG Prof. Dwikorita Karnawati, MSc. PhD Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi dan Pejabat Fungsional di lingkungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang dilakukan secara Fisik dan Online melalui Zoom Meeting.

"Atas Nama pribadi dan seluruh jajaran BMKG, Saya mengucapkan kepada para pejabat yang telah mengucapkan sumpah dan dilantik, Terima kasih kepada pejabat yang telah menunaikan tugasnya secara optimal demi kemajuan BMKG", ucap Kepala BMKG Melalui Virtual.

Dwikorita mengungkapkan bahwa pelantikan di setiap Instansi Pemerintah merupakan hal yang sangat wajar, bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, pelantikan merupakan pembinaan karir, kompetensi, dan Kinerja Pegawai yang tujuan akhirnya adalah peningkatan kinerja lembaga dalam menyelenggarakan tugas pelayanan publik agar tetap berjalan sesuai dengan visi dan misi organisasi.

Ia melanjutkan, para pejabat yang dilantik saat ini, selain merupakan hasil seleksi terbuka untuk mengisi kekokosongan, juga dalam rangka penyegaran melalui mekanisme rotasi untuk meningkatkan kinerja organisasi. Dalam hal ini salah satu penyegaran untuk jabatan pimpinan tinggi pratama Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami terutama menindaklanjuti Perpres No. 93 Tahun 2009 tentang penguatan dan pengembangan sistem informasi gempabumi dan peringatan dini Tsunami dimana BMKG sebagai Leading Sektor dengan ultimate for zero Victim.

"Betapa beratnya menjaga untuk mengawal setiap detik, monitoring gempabumi dan peringatan dini tsunami telah berjalan dan berhasil mengatasi berbagai persoalan mulai dari gempa bumi di lombok, gempa bumi dan tsunami di Palu dan tsunami diselat sunda serta berbagai kejadian gempa signifikan atau tsunami, tentunya sangat melelahkan. Meskipun hasilnya memuaskan telah berhasil melompatkan jumlah sensor-sensor yg sebelumnya berjumlah 176 sekarang sudah menjadi 300 sensor lebih , telah dilahirkan berbagai inovasi-inovasi", ujar Dwikorita

Menutup sambutannya, Ia berharap BMKG dapat menjalankan visi untuk menjadi organisasi berkelas dunia yang dituntut untuk tangkas, gesit dan dinamis. "Jangan sampai inovasi dan lompatan yang telah kita buat menjadi sia-sia karena tidak ada keterbukaan, BMKG harus clear, clean dan qualify", pungkas Dwikorita.