
Kembali ke Prospek Cuaca Mingguan
Siap Siaga, Wilayah-Wilayah ini Berpotensi Hujan Sedang-Lebat
20 November 2025
Nurul Izzah Fitria
Prospek Cuaca Mingguan

Siap Siaga, Wilayah-Wilayah ini Berpotensi Hujan Sedang-Lebat
BMKG mencatat hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jabodetabek, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Peningkatan intensitas hujan tersebut dipicu oleh sejumlah fenomena atmosfer skala global, regional, maupun lokal.
Analisis dinamika atmosfer di wilayah Indonesia saat ini menunjukkan adanya Indian Ocean Dipole (IOD) negatif yang memberikan pengaruh cukup signifikan terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia bagian barat. Selain itu, sirkulasi siklonik yang persisten di wilayah perairan selatan Jawa turut berkontribusi terhadap peningkatan hujan khususnya di sebagian besar wilayah Jawa dalam beberapa hari terakhir. Gelombang atmosfer yang juga terpantau aktif di sebagian besar wilayah Indonesia, didukung oleh kelembapan udara yang tinggi dan atmosfer yang relatif labil menjadi pemicu cuaca signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Dinamika Atmosfer Sepekan ke Depan
BMKG memprakirakan perpaduan fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal yang secara bersamaan masih akan memengaruhi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.
Pada skala global, Dipole Mode Index (DMI) saat ini tercatat sebesar −0.99, berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan di pesisir barat Sumatra. Selain itu, kondisi La-Nina lemah, yang ditandai dengan indeks Nino 3.4 Relatif sebesar -0.95 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +15.9, akan meningkatkan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian timur. Disisi lain, penguatan Monsun Asia yang ditandai dengan nilai WNPMI yang signifikan serta dominasi komponen angin zonal baratan di wilayah Indonesia semakin meningkatkan pasokan uap air dari Samudra Hindia dan memicu pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Madden–Julian Oscillation (MJO) diprediksi berada pada fase 6 (Western Pacific), namun secara spasial fenomena ini diperkirakan aktif di sebagian wilayah Sumatra dan Kalimantan bagian utara. Selain itu, kombinasi antara MJO, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator pada wilayah dan periode yang sama diprediksi akan terjadi di Samudra Hindia barat Aceh, Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku bagian selatan, yang berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Siklon Tropis “FINA” (60 knot, 979 hPa) diperkirakan berada di Laut Arafura selatan Pulau Tanimbar, dengan intensitas yang diprakirakan meningkat dan bergerak ke selatan-barat daya. Seiring dengan pergerakan Siklon Tropis “FINA” yang menjauhi wilayah Indonesia dan menarik massa udara di sekitarnya, intensitas hujan akan mengalami penurunan khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Meskipun demikian, dampak gelombang tinggi hingga 4 meter masih berpotensi terjadi di sekitar Laut Arafuru bagian barat dan tengah dalam 24 jam ke depan.
Prospek Cuaca Sepekan ke Depan
Periode 21 – 23 November 2025
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
- Siaga (Hujan lebat – sangat lebat): Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarata, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
- Angin Kencang: Maluku.
Periode 24 – 27 November 2025
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
- Siaga (Hujan lebat – sangat lebat): Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan.
- Angin Kencang: Nusa Tenggara Timur dan Maluku.
Prospek di atas merupakan kondisi secara umum. Untuk informasi cuaca lebih detail dapat diakses melalui website BMKG, aplikasi mobile infoBMKG dan sosial media @infoBMKG.
Imbauan
Sebagai bentuk kewaspadaan bersama, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, termasuk cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan longsor yang berisiko mengganggu aktivitas harian maupun kelancaran transportasi.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu kedepan, BMKG mengimbau masyarakat untuk:
- Menjauhi wilayah terbuka ketika terjadi hujan yang disertai petir dan angin kencang, serta menjauhi pohon, bangunan dan infrastruktur yang sudah rapuh.
- Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web http://www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi infoBMKG.
- Tetap tenang dan siaga menghadapi perubahan cuaca, serta pahami langkah evakuasi jika diperlukan.
Informasi ini akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan cuaca terbaru.
Catatan: Informasi ini telah melalui proses penyuntingan dan pembaruan tanggal 20 November 2025, 20.50 WIB.
Jakarta, 20 November 2025
Direktorat Meteorologi Publik BMKG
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.