Kembali ke Prospek Cuaca Mingguan

Prospek Cuaca Mingguan Periode 06 – 12 Maret 2026: Tiga Bibit Siklon Tropis Aktif di Selatan Indonesia: Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat

05 March 2026

Dendi Rona Purnama

Prospek Cuaca Mingguan

Prospek Cuaca Mingguan Periode 06 – 12 Maret 2026: Tiga Bibit Siklon Tropis Aktif di Selatan Indonesia: Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat

Tiga Bibit Siklon Tropis Aktif di Selatan Indonesia: Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat

BMKG mencatat kejadian hujan dengan intensitas lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 02 – 04 Maret 2026 antara lain di Jawa Tengah (77,2 mm/hari), Jawa Timur (72,5 mm/hari), Sumatera Barat (67,5 mm/hari), Nusa Tenggara Timur (63,2 mm/hari), Jambi (57,5 mm/hari), dan Jawa Barat (53,1 mm/hari). Selama periode ini, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga tercatat terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia dengan curah hujan yang beragam.

Aktifnya pembentukan awan hujan yang menyebabkan tingginya intensitas hujan di Indonesia merupakan hasil dari interaksi kompleks berbagai dinamika atmosfer. Faktor-faktor yang berkontribusi meliputi kehadiran tiga bibit siklon tropis di selatan Indonesia (90S, 93S, 92P), pertemuan angin Monsun dari utara dengan aliran baratan dari Samudra Hindia di selatan Indonesia, Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase 5 (Maritime Continent) serta aktifnya Gelombang Equatorial Rossby dan Gelombang Kelvin, kombinasi kondisi ini secara signifikan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia khususnya bagian selatan.

Dinamika Atmosfer Sepekan ke Depan

BMKG memprediksi dalam sepekan mendatang, dinamika atmosfer dari skala global hingga lokal akan mempengaruhi cuaca di Indonesia. Monsun Asia diprediksi menguat, dan fenomena seruakan dingin (cold surge) juga diprediksi signifikan dalam beberapa hari kedepan.

Bibit Siklon Tropis 90S diprediksi berada di Samudra Hindia barat daya Selatan Jawa Timur, dengan kecepatan angin maksimum 35 kt, tekanan udara minimum 998 hPa, bergerak ke arah timur. Dalam 48 – 72 jam kedepan, 90S diprakirakan akan melemah. Bibit siklon tersebut menginduksi terbentuknya low level jet di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga selatan NTB, serta membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Perairan selatan Banten hingga selatan NTB dan dari Pulau Jawa hingga NTB.

Bibit Siklon Tropis 93S diprediksi berada di Perairan barat Australia Barat, dengan kecepatan angin maksimum 25 kt, tekanan udara minimum 995 hPa, bergerak ke arah barat – barat daya. Dalam 48 – 72 jam kedepan, intensitas 93S diprakirakan dalam kategori sedang. Bibit siklon tersebut mengakibatkan pembentukan low level jet, daerah konvergensi, dan konfluensi di Samudra Hindia Barat Australia bagian utara.

Bibit Siklon Tropis 92P diprediksi berada di Teluk Carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 15 kt, tekanan udara minimum 1004 hPa, bergerak ke arah barat – barat daya. Dalam 48 – 72 jam kedepan, 92P diprakirakan akan melemah. Bibit siklon tersebut menyebabkan terbentuknya low level jet di Teluk Carpentaria, serta membentuk daerah konvergensi dan konfluensi dari Laut Timor hingga Laut Arafuru bagian selatan dan Pesisir Utara Australia bagian utara.

Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih berada pada fase 5 (Maritime Continent) dalam sepekan kedepan, sehingga berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia Timur. Potensi hujan ini diperkuat oleh prediksi aktifnya Gelombang Kelvin di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi Barat bagian selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua bagian utara. Selain itu, Gelombang Equatorial Rossby juga diprediksi aktif di NTB bagian selatan, NTT bagian selatan, Maluku, dan hampir seluruh wilayah Pulau Papua. Adanya kombinasi fenomena ini berpotensi memicu peningkatan curah hujan di daerah-daerah tersebut.

Prospek Cuaca Sepekan ke Depan

Periode 06 – 08 Maret 2026

Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

  • Siaga (Hujan lebat – sangat lebat): Kep. Bangka Belitung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
  • Angin Kencang: Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Selatan.

Periode 09 – 12 Maret 2026

Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

  • Siaga (Hujan lebat – sangat lebat): Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.
  • Angin Kencang: Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Selatan.

Imbauan

Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari kedepan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta berbagai kegiatan luar ruang seperti ibadah dan wisata.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal informasi BMKG, antara lain laman http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem.
Informasi ini akan terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan cuaca terbaru, sehingga masyarakat dapat terus beraktivitas dengan lebih aman dan percaya diri.

Catatan: Informasi ini telah melalui proses penyuntingan dan pembaruan tanggal 05 Maret 2026, 16.00 WIB.

Jakarta, 05 Maret 2026
Direktorat Meteorologi Publik BMKG

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Prospek Cuaca Mingguan Lainnya

Prospek Cuaca Mingguan Periode 06 – 12 Maret 2026: Tiga Bibit Siklon Tropis Aktif di Selatan Indonesia: Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat

Prospek Cuaca Mingguan Periode 06 – 12 Maret 2026: Tiga Bibit Siklon Tropis Aktif di Selatan Indonesia: Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat

Prospek Cuaca Mingguan Periode 2–8 Maret 2026: Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Selatan Jawa: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

Prospek Cuaca Mingguan Periode 2–8 Maret 2026: Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Selatan Jawa: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

Prospek Cuaca Mingguan Periode 27 Februari–5 Maret 2026: Pasca Hujan Ekstrem di Bali, Kewaspadaan Cuaca Signifikan Meluas ke Sejumlah Wilayah di Indonesia

Prospek Cuaca Mingguan Periode 27 Februari–5 Maret 2026: Pasca Hujan Ekstrem di Bali, Kewaspadaan Cuaca Signifikan Meluas ke Sejumlah Wilayah di Indonesia