Kembali ke Berita

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Siswa SMPIT An-Nahl Ikuti Edukasi di BMKG

Annisa Amalia Zahro
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Siswa SMPIT An-Nahl Ikuti Edukasi di BMKG

Jakarta, 16 April 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyambut kunjungan edukatif rombongan SMPIT An-Nahl. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran interaktif bagi para siswa untuk lebih mengenal fenomena alam, seperti cuaca, gempa bumi, dan tsunami serta memahami informasi peringatan dini.

Novia Rosita dari Direktorat Meteorologi Publik BMKG memperkenalkan ilmu dasar tentang cuaca, meliputi perbedaan antara cuaca dan iklim, kategori cuaca, unsur-unsur pembentuk cuaca dan iklim, serta berbagai dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Kemudian, Iwan Prabowo dari Direktorat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG membahas secara komprehensif mengenai gempa bumi.

Iwan menjelaskan pengertian gempa bumi, berbagai penyebab terjadinya gempa, serta faktor-faktor yang menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang rawan terhadap aktivitas seismik. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan saat gempa terjadi, baik sebelum, saat, maupun setelah kejadian, sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan.

Syafira Ajeng Aristy dari Direktorat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menambahkan bahwa tsunami merupakan salah satu dampak gempa bumi. Namun, terdapat penyebab lain dari tsunami sehingga ia menjelaskan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi potensi tsunami.

Seluruh pemateri mengingatkan pentingnya pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap bencana alam. Salah satunya dengan menyiapkan tas siaga bencana beserta perlengkapan penting yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi kondisi darurat.

Pengalaman belajar siswa SMPIT An-Nahl semakin menyenangkan dengan kunjungan ke berbagai instalasi milik BMKG. Para siswa diajak mengunjungi Simulator Gempa Bumi, di mana mereka berkesempatan merasakan langsung simulasi getaran gempa serta memahami cara menghadapi gempa bumi melalui arahan petugas dari Direktorat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG.

Kunjungan ke Museum Geofisika BMKG turut menambah wawasan para siswa mengenai berbagai alat pengukur gempa bumi, mulai dari perangkat konvensional hingga teknologi modern yang digunakan saat ini. Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias dalam mengikuti setiap sesi pengenalan yang diberikan.

“Menyenangkan dan saya bisa melihat alat untuk mengukur gempa secara langsung” ujar Aslam dan Arsyad selaku peserta.

Terakhir, Galeri B.A.I.K. menyambut para peserta yang siap mengenal berbagai alat pengamatan cuaca dan iklim beserta fungsinya. Bukan hanya itu, peserta dapat lebih memahami siklus air dan analisis klimatologi yang berdampak pada keberlangsungan hidup manusia.

Hubungi via WhatsApp