Kembali ke Berita

BMKG dan AFD Evaluasi Proyek MMS-2, Perkuat Ketahanan Iklim dan Cuaca Nasional

Dian Endah
BMKG dan AFD Evaluasi Proyek MMS-2, Perkuat Ketahanan Iklim dan Cuaca Nasional

Jakarta, 14 April 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama delegasi Agence Francaise de Developpement (AFD) menyelenggarakan Steering Committee Meeting sesi ke-2 pada Selasa (14/04/2026). Rapat ini turut dihadiri oleh mitra pelaksana utama, antara lain PT LEN Industri dan Collecte Localisation Satellites (CLS).

Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi progres proyek prioritas nasional Marine Meteorological Services Phase 2 (MMS-2) yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Dalam sambutannya, Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menegaskan bahwa kunjungan delegasi AFD menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan iklim dan cuaca nasional, sekaligus mendorong percepatan transformasi pada fase kedua proyek tersebut.

“Kita berhasil menerapkan infrastruktur pemantauan canggih, termasuk radar cuaca S-Band dan C-Band baru serta High-Frequency (HF) Radar Array yang krusial, yang mana alat ini akan meningkatkan kemampuan kita dalam estimasi probabilitas tsunami,” ujar Andri.

Selain itu, BMKG juga tengah mengimplementasikan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Big Data guna meningkatkan kualitas layanan prakiraan cuaca dan sistem peringatan dini secara lebih akurat dan responsif.

Sementara itu, Deputy Country Director AFD Jakarta, Caroline Edant, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin serta kemajuan proyek MMS-2 yang terus menunjukkan perkembangan positif.

“Rapat ini merupakan bagian penting dari misi pengawasan Ketua Tim Proyek Bidang Kelautan, Perikanan dan Akuakultur kami, Maxence Prat, yang berada di Indonesia minggu ini. Bersama-sama, kita akan meninjau kemajuan yang telah dicapai, mendiskusikan tantangan yang kita hadapi, dan juga bersama-sama mengidentifikasi solusi agar proyek ini terus berjalan,” ujarnya.

Caroline menambahkan bahwa forum ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama para pemangku kepentingan dalam memastikan keberhasilan proyek. Ia juga menekankan bahwa selama dua tahun terakhir, proyek MMS-2 telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, dan ke depan diperlukan langkah lanjutan yang terarah dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan proyek secara berkelanjutan.

Dalam rangkaian kegiatan, delegasi AFD turut melakukan peninjauan lapangan untuk melihat langsung pembaruan infrastruktur operasional, termasuk sistem pendingin High-Performance Computing (HPC) serta penambahan jalur pipa yang dirancang secara redundant guna menjamin keandalan sistem.

Di ruang server, delegasi meninjau realisasi pengadaan infrastruktur sebagai bukti konkret kemajuan proyek, sekaligus memperoleh penjelasan terkait penguatan kapasitas sumber daya server dan peningkatan kinerja sistem komputasi.

Selanjutnya, delegasi mengunjungi Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS). Di lokasi tersebut, delegasi meninjau ruang operasional serta memperoleh paparan mengenai proses bisnis layanan meteorologi maritim secara menyeluruh, mulai dari observasi, pengolahan data, hingga diseminasi informasi kepada pengguna.

Paparan tersebut juga menjelaskan keterkaitan antara kegiatan MMS-2 dengan penguatan layanan meteorologi maritim, termasuk perluasan cakupan layanan serta peningkatan kualitas informasi melalui dukungan pendanaan AFD.

Rapat ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, antara lain bahwa pelaksanaan proyek berjalan dengan baik dan menunjukkan kemajuan yang signifikan. Selain itu, Rencana Kerja Tahunan akan disesuaikan guna mempercepat instalasi peralatan di berbagai wilayah, sejalan dengan upaya efisiensi anggaran.

Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, penyelesaian proyek MMS-2 diharapkan mampu menjamin ketersediaan layanan meteorologi maritim yang akurat, tanggap, dan andal. Komitmen bersama ini menjadi pilar penting, tidak hanya dalam mitigasi bencana dan perlindungan keselamatan jiwa, tetapi juga dalam mendukung kemajuan serta ketangguhan sektor kemaritiman Indonesia di masa mendatang.

Hubungi via WhatsApp