Kembali ke Berita

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, BMKG Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata

Ibrahim
Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, BMKG Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata

Jakarta, 3 September 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BMKG, yakni Agi Wandala Putra sebagai Direktur Meteorologi Maritim dan Hartanto sebagai Direktur Instrumentasi dan Kalibrasi, Kamis (3/9). Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan organisasi dan peningkatan kualitas layanan BMKG untuk mendukung keselamatan masyarakat serta pembangunan nasional.

Dalam sambutannya, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah dan kepercayaan yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, integritas, serta kinerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi merupakan bagian dari upaya kita memperkuat organisasi dan memastikan BMKG terus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia menekankan, tanggung jawab BMKG semakin penting di tengah berbagai tantangan kebencanaan dan kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat dan akurat.

Menurutnya, berbagai kejadian yang dihadapi masyarakat, termasuk gempa bumi di Nusa Tenggara Timur serta kebakaran hutan dan lahan, menjadi pengingat bahwa informasi BMKG harus hadir secara cepat, akurat, dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan.

“Kita menyadari bahwa tugas BMKG tidak berhenti pada menghasilkan informasi cuaca, iklim, dan gempa bumi, tetapi memiliki peran yang sangat penting dalam menyelamatkan masyarakat dan mengurangi risiko bencana,” tegasnya.

Faisal dalam sambutannya juga memberikan apresiasi kepada jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG yang bertugas di berbagai lokasi kejadian. Menurutnya, pegawai BMKG di lapangan memiliki peran penting dalam memastikan pengamatan, analisis, informasi, dan peringatan dini tetap berjalan, termasuk ketika menghadapi kondisi yang tidak mudah.

Lebih lanjut Ia mengingatkan bahwa setiap data dan informasi yang dihasilkan BMKG memiliki konsekuensi langsung terhadap keselamatan masyarakat.

“Data dan informasi BMKG menjangkau berbagai kepentingan strategis, mulai dari ketahanan pangan, energi terbarukan, transportasi, infrastruktur tangguh bencana, mitigasi bencana, hingga pembangunan berkelanjutan. Karena itu, integritas dan dedikasi menjadi hal yang mutlak,” lanjutnya.

Ia juga meminta kedua pejabat yang dilantik mampu menjadi pemimpin yang memberikan keteladanan, membangun tim, serta mendorong inovasi dan keberanian untuk melakukan perbaikan.

Menutup sambutannya, Faisal meminta kedua pejabat tersebut tidak terjebak pada rutinitas, tetapi segera melakukan konsolidasi dan menghadirkan perubahan yang nyata.

“Saya tidak ingin Saudara hanya menjalankan rutinitas. Segera lakukan konsolidasi, pahami dan petakan persoalan yang ada, tetapkan prioritas, dan hadirkan perubahan yang nyata serta terukur,” tegasnya.

Ia berharap amanah baru tersebut dapat menjadi kesempatan bagi kedua pejabat untuk memberikan kontribusi terbaik sekaligus meninggalkan legacy bagi BMKG dan masyarakat.

“Jadikan jabatan ini bukan hanya sebagai tanggung jawab administratif, tetapi sebagai kesempatan untuk memberikan legacy dan kontribusi terbaik bagi BMKG dan masyarakat,” pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat kepemimpinan dan tata kelola organisasi BMKG, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan meteorologi maritim dan pengelolaan instrumen MKG dalam mendukung keselamatan masyarakat dan pembangunan nasional.

 

Berita Lainnya

Hubungi via WhatsApp