
Kembali ke Berita
BMKG Dukung Keselamatan Transportasi Nasional melalui Layanan Informasi Lintas Moda
29 January 2026
Kholis Nur Cahyo
Berita

Jakarta, 28 Januari 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) senantiasa berkomitmen mendukung keselamatan transportasi nasional dengan ikut serta hadir pada acara Media Rilis Capaian Kinerja Tahun 2025 yang diselenggarakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi di Kantor Pusat KNKT, Jakarta, Rabu (28/1).
Hadir mewakili Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Koordinator Hubungan Masyarakat BMKG Akhmad Taufan Maulana menyimak paparan kinerja investigasi kecelakaan transportasi yang disampaikan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, sekaligus pemaparan masing-masing subkomite, mulai dari Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Perkeretaapian, Pelayaran, hingga Penerbangan.
Dalam sambutannya, Ketua KNKT menegaskan bahwa investigasi kecelakaan transportasi dilakukan untuk mencari penyebab dan pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang. Transparansi capaian kinerja sepanjang 2025 menjadi bagian dari advokasi publik agar rekomendasi keselamatan dapat dipahami dan ditindaklanjuti lintas sektor.
Paparan subkomite menunjukkan fokus yang konsisten pada penguatan rekomendasi keselamatan lintas moda. Subkomite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) menyoroti dominasi faktor manusia dan sistem pengereman sebagai penyumbang utama kecelakaan, termasuk tantangan baru dalam penanganan kendaraan listrik. Sementara itu, Subkomite Perkeretaapian memaparkan penyelesaian investigasi kecelakaan anjlokan sepanjang 2025 serta isu keselamatan prasarana dan perawatan.
Di sektor lainnya, Subkomite Pelayaran menekankan risiko stabilitas kapal, keandalan sistem manifes, serta pengaruh cuaca ekstrem di wilayah rawan seperti Selat Bali. Adapun Subkomite Penerbangan menggarisbawahi isu runway excursion, kelelahan awak, serta pentingnya kepatuhan prosedur operasi dan pemanfaatan data penerbangan sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan.
Menanggapi hal tersebut, Akhmad Taufan Maulana menekankan bahwa keselamatan transportasi tidak dapat dilepaskan dari dukungan informasi yang andal. “BMKG berperan aktif menyediakan informasi cuaca, iklim, gempabumi, dan tsunami yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan di sektor transportasi. Harapannya, informasi ini menjadi rujukan, baik untuk operasi harian maupun mitigasi risiko pada kondisi cuaca yang ekstrem,” ujarnya.
Sesi tanya jawab juga mengemuka berbagai isu aktual, mulai dari dinamika cuaca tropis yang cepat berubah, fenomena lokal di perairan tertentu, hingga kesiapsiagaan penanganan darurat kendaraan listrik. KNKT menekankan pentingnya pemahaman bersama atas keterbatasan prediktabilitas cuaca tropis serta perlunya peningkatan kompetensi tanggap darurat, yang diperkuat melalui dukungan data dan kajian lanjutan bersama BMKG.
Acara Media Rilis KNKT 2025 ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Korlantas Polri, regulator dan operator transportasi, serta media arus utama. Melalui forum ini, BMKG mempertegas perannya sebagai penyedia informasi yang menjadi rujukan strategis dalam membangun sistem transportasi nasional yang lebih aman, adaptif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.


