Kembali ke Berita

Perkuat Pendidikan Kedinasan, STMKG Lantik Pejabat Non-Struktural Tahun 2026

30 January 2026

Linda

Berita

Perkuat Pendidikan Kedinasan, STMKG Lantik Pejabat Non-Struktural Tahun 2026

Tangerang, 29 Januari 2026 – Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) resmi melantik Penyelenggara Pendidikan Sekolah Tinggi/Pejabat Non-Struktural STMKG Tahun 2026. Pelantikan yang digelar di Gedung STMKG, Tangerang, Kamis (29/1/2026), dipimpin langsung oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Ketua Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nomor KEP.007/KSTMKG/I/2026 tentang Penunjukan Penyelenggara Pendidikan Sekolah Tinggi/Pejabat Non-Struktural STMKG Tahun 2026. Momentum ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pendidikan dan penyiapan sumber daya manusia (SDM) BMKG secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Faisal menyampaikan apresiasi kepada pimpinan STMKG dan seluruh jajaran atas dedikasi serta kinerja yang telah ditunjukkan dalam menjalankan peran pendidikan kedinasan di lingkungan BMKG. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini tidak dimaknai sebagai rotasi jabatan semata, melainkan sebagai bagian dari penguatan peran strategis pendidikan dalam sistem BMKG secara menyeluruh.

“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tapi bagian dari penguatan peran strategis pendidikan dalam sistem BMKG. Kualitas sumber daya manusia yang dibentuk hari ini akan menentukan kualitas layanan BMKG di masa depan. Karena itu, penguatan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan mene kankan sistem dan tata kelola yang baik,” ujar Faisal.

Faisal juga menekankan bahwa kekuatan institusi tidak bergantung pada figur individu, melainkan pada sistem yang dibangun secara konsisten, profesional, dan akuntabel. 

Oleh karena itu, pendidikan di STMKG harus terus diselaraskan dengan kebutuhan nyata BMKG serta tantangan strategis ke depan, mulai dari perubahan iklim, peningkatan risiko bencana, penguatan sistem peringatan dini, hingga perkembangan teknologi.

“Pendidikan harus selalu diselaraskan dengan kebutuhan nyata BMKG, selaras dengan tantangan perubahan iklim, peningkatan risiko bencana, penguatan sistem peringatan dini, serta perkembangan teknologi. Lulusan diharapkan siap bertugas, adaptif, dan terus berkembang,” tegasnya.

Kepada para pejabat non-struktural yang dilantik, Faisal menegaskan peran penting mereka dalam menjaga mutu akademik, tata kelola pendidikan, serta pengembangan riset dan pembinaan di lingkungan STMKG.

“Kepada para pejabat non-struktural yang dilantik, Saudara-saudara memegang peran penting dalam menjaga mutu akademik, tata kelola, serta pengembangan riset dan pembinaan. Bangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalitas, kolaboratif, dan akuntabilitas,” tuturnya.

Menurutnya, sinergi dari seluruh unit di lingkungan BMKG perlu terus diperkuat agar pengembangan sumber daya manusia berjalan seiring dengan kebutuhan organisasi. 

Lebih lanjut, Faisal menegaskan besarnya harapan BMKG terhadap STMKG sebagai institusi pendidikan kedinasan yang akan menentukan arah perjuangan BMKG ke depan. 

Ia meminta seluruh jajaran STMKG untuk terus mendukung transformasi strategis institusi serta memperkuat konsolidasi internal lintas bidang keilmuan.

“Saya ingin STMKG ini berkonsolidasi, bekerja sama dengan baik, berkolaborasi, menyatakan dirinya sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan satu sama lain. Tidak ada sekat antara Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan Instrumentasi. Semua harus berjalan seirama, dengan gerak langkah yang sama,” ujarnya.

Menutup arahannya, Faisal menekankan bahwa esensi pendidikan terletak pada keteladanan para pendidik sebagai role model bagi taruna dan taruni.

“Karena bagaimanapun, hakikat dari pendidikan itu adalah role model keteladanan dari para dosennya. Itulah arti pendidikan yang sebenar-benarnya, dan digariskan oleh Ki Hajar Dewantara, sebagai Menteri Pendidikan Pertama di Indonesia,” tutup Faisal.

Sementara itu, Ketua STMKG Deni Septiadi menyampaikan bahwa STMKG saat ini dihadapkan pada tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, bencana hidrometeorologi, geofisika, kemudian tekanan penduduk, krisis sumber daya, dan sebagainya. 

Menurut Deni, berbagai tantangan tersebut pada akhirnya bermuara pada satu faktor kunci, yakni kualitas manusia.

“Tantangan global ini mungkin tidak akan cukup hanya diatasi dengan instrumen, infrastruktur, dan kebijakan. Tetapi dengan SDM yang unggul, adaptif, dan berkarakter,” lanjutnya.

Deni juga menyoroti dinamika kelembagaan STMKG, termasuk meningkatnya jumlah taruna-taruni pada tahun sebelumnya yang mencapai 350 orang, tertinggi sepanjang sejarah STMKG. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebutuhan SDM ke depan akan semakin selektif dan spesifik seiring berkembangnya bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika di berbagai perguruan tinggi.

“Artinya kita betul-betul harus melihat bahwa STMKG tidak dapat bertumpu hanya pada status kedinasan kita. Kita cukup bangga bahwa kita unik di bawah BMKG, tetapi ini hanyalah status. Kita harus membangun keunggulan STMKG itu sendiri melalui apa? Melalui kualitas, kekhasan kita, dan keterkaitannya langsung dengan kebutuhan negara,” jelasnya.

Menurut Deni, pengembangan STMKG dipandang sebagai proses penataan dan penguatan institusi pendidikan yang dilakukan secara bertahap. Ia menjelaskan pengembangan STMKG bukan sekadar perubahan yang tergesa-gesa, tetapi sebagai proses penataan dan penguatan bertahap dari institusi pendidikan vokasi, kemudian teaching university

“Kita harus mengembangkan STMKG menjadi lebih baik. Tentu saja semua itu harus kita lalui secara bertahap,” pungkasnya.

Melalui pelantikan ini, STMKG diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan kedinasan yang mampu menyiapkan sumber daya manusia BMKG yang profesional, berintegritas, dan adaptif dalam menjawab tantangan perubahan iklim, kebencanaan, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Adapun nama-nama Pejabat Non-Struktural STMKG yang dilantik tercantum dalam dokumen resmi Keputusan Ketua STMKG. sebagai berikut: 

 Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul. jika PDF di atas tidak muncul.

Berita Lainnya

BMKG Sampaikan Evaluasi APBN dan Program Kerja dalam RDP Bersama Komisi V DPR RI

BMKG Sampaikan Evaluasi APBN dan Program Kerja dalam RDP Bersama Komisi V DPR RI

TK Islam Permata Kids Belajar Cuaca dan Gempa Bumi Sejak Dini

TK Islam Permata Kids Belajar Cuaca dan Gempa Bumi Sejak Dini

Raker Komisi V DPR RI, BMKG Paparkan Dukungan Pascabencana di Aceh dan Sumatera

Raker Komisi V DPR RI, BMKG Paparkan Dukungan Pascabencana di Aceh dan Sumatera