BMKG Gelar Natural Hazard Training Course (Sea Level Rise, Landslides, Liquefaction and Earthquakes) 2020

  • Ibrahim
  • 15 Des 2020
BMKG Gelar Natural Hazard Training Course (Sea Level Rise, Landslides, Liquefaction and Earthquakes) 2020

JAKARTA - Kedeputian Bidang Geofisika bersama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BMKG serta Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) BMKG melaksanakan Natural Hazard Training Course (Sea Level Rise, Landslides, Liquefaction and Earthquakes) 2020 sebagai bentuk dari kerjasama BMKG - USGS. Senin, (14/12).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam hal memahami bencana alam khususnya yang terkait dengan kenaikan air laut, tanah longsor, lukuifaski hingga gempa bumi.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BMKG Maman Sudarisman menyampaikan dalam laporannya bahwa kegiatan ini diselenggarakan pada 14-15 Desember 2020 secara online melalui zoom meeting dan live streaming youtube resmi Pusdiklat BMKG, dengan total 61 pegawai yang akan berpartispasi dalam kegiatan tersebut.

"Akan ada beberapa pelatih dari USGS yang akan memberikan materi dan beberapa fasilitator dari BMKG selama pelatihan ini." tutur Maman.

Sambutan selanjutnya oleh Deputi Bidang Geofisika, Muhammad Sadly. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kegiatan ini akan memberikan pengetahuan terkait likuifaksi yang sangat penting dalam tanah longsor, tsunami dan gempa bumi di Indonesia.

Sadly berharap program ini dapat diterapkan dan juga bisa meningkatkan kapasitas kesiapan dimasa depan. Selain itu, ia juga berharap bahwa program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta untuk bertukar dan berbagi pengalaman, serta mengasah keterampilan analisis.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh beberapa narasumber yaitu, Dr. Walter Mooney, Ashton Woods, Jessica Reid dan Carson Tunner yang juga akan menjadi pembawa materi selama kegiatan Natural Hazard Training Course berlangsung.

 

Gempabumi Terkini

  • 09 Desember 2021, 02:00:53 WIB
  • 5.1
  • 249 km
  • 7.85 LS - 123.44 BT
  • 69 km BaratLaut LEMBATA-NTT
  • tidak berpotensi TSUNAMI
  • Selengkapnya →

Siaran Pers