Kembali ke Hilal dan Gerhana

Informasi Prakiraan Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 11 dan 12 September 2026 (Penentu Awal Bulan Rabiulakhir 1448 H)

Iswanudin
Informasi Prakiraan Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 11 dan 12 September 2026 (Penentu Awal Bulan Rabiulakhir 1448 H)
  1. Untuk penentuan awal bulan Rabiulakhir 1448 H, konjungsi akan terjadi pada hari Jumat, 11 September 2026 M, pukul 3.26.49 UT atau Jumat, 11 September 2026 M, pukul 10.26.49 WIB atau Jumat, 11 September 2026 M, pukul 11.26.49 WITA atau Jumat, 11 September 2026 M, pukul 12.26.49 WIT. Di wilayah Indonesia pada tanggal 11 September 2026, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.35.47 WIT di Merauke, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.40.33 WIB di Sabang, Aceh. Di wilayah Indonesia pada tanggal 12 September 2026, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.35.39 WIT di Merauke, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.40.2 WIB di Sabang, Aceh.
  2. Secara astronomis pelaksanaan rukyat Hilal penentu awal bulan Rabiulakhir 1448 H bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah Matahari terbenam tanggal 12 September 2026. Sementara bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan Rabiulakhir 1448 H, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat Matahari terbenam tanggal 11 dan 12 September 2026.
  3. Ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 September 2026, berkisar antara 0.56o di Jayapura, Papua sampai dengan 1.73o di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Sedangkan ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 12 September 2026, berkisar antara 10.86o di Melonguane, Sulawesi Utara sampai dengan 13.19o di Parigi, Jawa Barat.
  4. Elongasi geosentris di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 September 2026, berkisar antara 3.34o di Merauke, Papua sampai dengan 4.83o di Sabang, Aceh. Sedangkan Elongasi geosentris di Indonesia saat Matahari terbenam pada 12 September 2026, berkisar antara 15.56o di Merauke, Papua sampai dengan 17.14o di Sabang, Aceh.
  5. Umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 September 2026, berkisar antara 15 jam di Merauke, Papua sampai dengan 8.23 jam di Sabang, Aceh. Sedangakn Umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 12 September 2026, berkisar antara 29.15 jam di Merauke, Papua sampai dengan 32.22 jam di Sabang, Aceh.
  6. Lag di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 September 2026, berkisar antara -7.81 menit di Merauke, Papua sampai dengan 5.03 menit di Sabang, Aceh. Sedangkan Lag di Indonesia saat Matahari terbenam pada 12 September 2026, berkisar antara 55.98 menit di Waris, Papua sampai dengan 62.86 menit di Sinabang, Aceh.
  7. Fraksi Illuminasi Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 11 September 2026, berkisar antara 0.06% di Sabang, Aceh sampai dengan 0.1% di Merauke, Papua. Sedangkan Fraksi Illuminasi Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 12 September 2026, berkisar antara 1.19% di Merauke, Papua sampai dengan 1.57% di Sabang, Aceh.
  8. Pada tanggal 11 dan 12 September 2026, dari sejak Matahari terbenam hingga Bulan terbenam ada objek astronomis yaitu Merkurius yang jarak sudutnya lebih kecil daripada 10° dari Bulan.
    Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Hilal dan Gerhana Lainnya

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Tidak Dapat Diamati dari Indonesia

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Tidak Dapat Diamati dari Indonesia

Baca selengkapnya
Hubungi via WhatsApp