Kembali ke Hilal dan Gerhana

Informasi Prakiraan Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 13 Agustus 2026 (Penentu Awal Bulan Rabiulawal 1448 H)

Iswanudin
Informasi Prakiraan Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 13 Agustus 2026 (Penentu Awal Bulan Rabiulawal 1448 H)
  1. Untuk penentuan awal bulan Rabiulawal 1448 H, konjungsi akan terjadi pada hari Rabu, 12 Agustus 2026 M, pukul 17.36.34 UT atau Kamis, 13 Agustus 2026 M, pukul 00.36.34 WIB atau Kamis, 13 Agustus 2026 M, pukul 01.36.34 WITA atau Kamis, 13 Agustus 2026 M, pukul 02.36.34 WIT. Di wilayah Indonesia pada tanggal 13 Agustus 2026, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.37.52 WIT di Merauke, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.53.12 WIB di Sabang, Aceh.  Dengan memperhatikan waktu konjungsi dan Matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam tanggal 13 Agustus 2026 di sebagian wilayah Indonesia.
  2. Secara astronomis pelaksanaan rukyat Hilal penentu awal bulan Rabiulawal 1448 H bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah Matahari terbenam tanggal 13 Agustus 2026. Sementara bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan                        Rabiulawal 1448 H, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat Matahari terbenam tanggal    13 Agustus 2026 tersebut.
  3. Ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 13 Agustus 2026, berkisar antara 6,43o di Jayapura, Papua sampai dengan 7,8o di Tua Pejat, Sumatera Barat.
  4. Elongasi geosentris di Indonesia saat Matahari terbenam pada 13 Agustus 2026, berkisar antara 8,38o di Merauke, Papua sampai dengan 10,18o di Sabang, Aceh.
  5. Umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 13 Agustus 2026, berkisar antara 15,02 jam di Merauke, Papua sampai dengan 18,28 jam di Sabang, Aceh.
  6. Lag di Indonesia saat Matahari terbenam pada 13 Agustus 2026, berkisar antara 30,3 menit di Jayapura, Papua sampai dengan 36,18 menit di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.
  7. Fraksi Illuminasi Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 13 Agustus 2026, berkisar antara 0,42% di Merauke, Papua sampai dengan 0,66% di Sabang, Aceh.
  8. Pada tanggal 13 Agustus 2026, dari sejak Matahari terbenam hingga Bulan terbenam tidak ada objek astronomis lainnya yang jarak sudutnya lebih kecil daripada 10⁰ dari Bulan.

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Hubungi via WhatsApp