Kembali ke Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Agustus 2026

Rini Eka Saputri
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Agustus 2026

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian II Agustus 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.394 (Juli: +0.242). Sementara itu, nilai SSTA di region Nino3.4 secara dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar +2.99 (Juli: +2.20), yang menunjukkan El Nino dengan intensitas sangat kuat.

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk Dasarian III Agustus 2026 pada klasifikasi
Waspada: Tidak ada peringatan. Siaga: Tidak ada peringatan. Awas: Tidak ada peringatan.

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk Dasarian IiI Agustus 2026 pada klasifikasi: Waspada: Beberapa wilayah di Pulau Kalimantan bagian tengah dan utara, sebagian kecil Pulau Sulawesi dan Maluku, serta Papua bagian selatan. Siaga: Beberapa wilayah di Pulau Sumatra bagian selatan, Pulau Jawa bagian barat dan tengah, sebagian besar Pulau Kalimantan, sebagian Pulau Sulawesi bagian utara dan selatan, sebagian besar kepulauan Maluku, serta bagian selatan Pulau Papua. Awas: Sebagian besar Pulau Jawa dan Nusa Tenggara, serta sebagian kecil Kalimantan Selatan dan Maluku.

Analisis Curah Hujan Dasarian II Agustus 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian II Agustus 2026 bervariasi dari kriteria Tinggi 0.71%, Menengah 9.00%, dan Rendah 90.29%.
  • Sifat hujan pada II Agustus 2026 bervariasi dari kriteria Jauh di Atas Normal 3.51%, Atas Normal 3.18%, Normal 4.70%, dan Bawah Normal 88.61%

Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian II Agustus 2026:

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 79,9% wilayah Indonesia (559 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau adalah sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian besar Riau, sebagian Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat. sebagian besar Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Selatan, sebagian besar Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Pada AGT III – SEP II 2026 curah hujan umumnya diprediksi berada kriteria Rendah – Menenggah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (<50 mm/dasarian):

  • AGT III 2026: meliputi sebagian pulau Sumatera, pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar pulau Kalimantan, pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, pulau Papua.
  • SEP I 2026: meliputi pulau Sumatera bagian selatan, pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar pulau Kalimantan, pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian pulau Papua.
  • SEP II 2026: meliputi pulau Sumatera bagian selatan, pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar pulau Kalimantan, pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian pulau Papua.

Prediksi Curah HujanKurang Dari 50 mm/Bulan untuk BulanSeptember 2026 – Februari 2027:

  • September 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi Bengkulu bagian selatan, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat bagian selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian besar Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya bagian barat dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian kecil Papua Tengah, sebagian kecil Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
  • Oktober 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Sumatera Selatan bagian selatan, Lampung, Pulau Jawa, Bali, NTB, sebagian besar NTT, Kalimantan Selatan bagian selatan, Sulawesi Tengah bagian timur, Sulawesi Selatan bagian Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku bagian selatan, dan Papua Selatan bagian selatan.
  • November 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Sebagian Jawa Timur (Madura), NTB bagian timur, sebagian NTT, Sulawesi Selatan bagian selatan, dan Sulawesi Tenggara bagian selatan.dan sebagian kecil Papua Selatan bagian selatan
  • Desember 2026, Januari 2027, Februari 2027: Tidak ada kejadian curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Hubungi via WhatsApp