Kembali ke Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Januari 2026

12 January 2026

Rini Eka Saputri

Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Januari 2026

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian I Januari 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar –0.31 (-0.38), mengindikasikan fonemena IOD sudah berada pada fase Netral pada skala dasarian dan bulanan. Sedangkan indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar -0.53 (-0.6) menunjukkan masih aktifnya fenomena La Nina lemah. IOD Netral diprediksi akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026, sedangkan La Nina lemah diprediksi akan bertahan di awal tahun 2026.

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk Dasarian II Januari 2026 pada klasifikasi: Waspada: beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Papua Tengah, dan Papua Selatan; Siaga: beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah; Awas: beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, Jawa Tengah, Dan Sulawesi Selatan. Tidak Ada Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: yang berlaku untuk Dasarian II Januari 2026 pada klasifikasi Waspada, Siaga, dan Awas.

Analisis Curah Hujan Dasarian I Januari 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian I Januari 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0,5%, Tinggi 20,2%, Menengah 70,2%, dan Rendah 9,1%
  • Sifat hujan pada Dasarian I Januari 2026 bervariasi dari kriteria Atas Normal 44,9%, Normal 23,6%, dan Bawah Normal 31,5%.

Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian I Januari 2025:

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 81.1% wilayah Indonesia (567 ZOM) masuk Musim Hujan.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Bengkulu, sebagian Lampung, Bangka Belitung, sebagian Banten, Jawa Barat, DKJ, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, Maluku, dan Pulau Papua.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Januari II – Februari I 2026:
Pada Januari II – Februari I 2026 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah – menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori
tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian):

  • Pada Januari II 2026 meliputi meliputi Banten, Jakarta sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil NTB, sebagian NTT, dan sebagian Sulawesi Selatan.
  • Pada Januari III 2026 meliputi sebagian Banten, sebagai Jakarta, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian NTT, dan sebagian Sulawesi Selatan.
  • Pada Februari I 2026 meliputi sebagian besar Banten, sebagian Jakarta, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan dan sebagian kecil Papua Pegunungan.

Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Februari – Juli 2026 :

  • Februari – Maret 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
  • April 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian kecil Sumatra Barat, sebagian Sumatra Selatan, sebagian Bangka Belitung, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan
  • Mei 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan.
  • Juni – Juli 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagain Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan.

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Klimatologi Lainnya