Kembali ke Klimatologi

Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 di Indonesia (Pemutakhiran Juni 2026)

Rini Eka Saputri
Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 di Indonesia (Pemutakhiran Juni 2026)

Indeks ENSO hingga pertengahan Mei 2026 telah melewati batasan Netral selama 5 dasarian. BMKG memprediksi peluang terjadi El Niño dengan intensitas lemah adalah sebesar 100%,intensitas moderat adalah sebesar 98%, dan intensitas kuat adalah sebesar 62%. Sementara itu Monsun Australiadiprediksi terus aktif setidaknya hingga akhir tahun 2026 dengan intensitas sama dengan normalnya.

Sebanyak 198 ZOM (31,60% luas daratan Indonesia) diprediksi masuk musim kemarau pada bulan Juni 2026 dan 66 ZOM (7,28% luas daratan Indonesia) pada bulan Juli 2026. Jika dibandingkan dengan normalnya, awal musim kemarau di Indonesia sebagian besar diprediksi maju pada 308 ZOM yang mencakup 39,77% luas daratan Indonesia. Sebanyak 482 ZOM yang mencakup 56,18% luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori Bawah Normal atau lebih kering dari biasanya.

Puncak musim kemarau sebagian besar diprediksi terjadi pada bulan Agustus 2026 sebanyak 369
ZOM yang mencakup 48,84% luas daratan Indonesia. Jika dibandingkan dengan klimatologisnya, puncak musim di Indonesia umumnya diprediksi SAMA terhadap normalnya di 377 ZOM (38,15% luas daratan Indonesia). Sebagian besar musim kemarau di Indonesia diprediksi berlangsung 10 hingga 21 dasarian pada 388 ZOM yang mencakup 47,45% luas daratan Indonesia. Jika dibandingkan dengan normalnya, durasi musim kemarau di Indonesia umumnya diprediksi lebih panjang dari normalnya pada 437 ZOM yang mencakup 48,77% luas daratan Indonesia.

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Hubungi via WhatsApp