
Ulasan Guncangan Tanah Akibat Gempabumi Palu 16 Juni 2026
Telah terjadi gempabumi pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2026 jam 10:27:46 WIB dengan magnitudo 6.7.
Kembali ke Ulasan Guncangan Tanah

Telah terjadi dua kali guncangan gempa bumi dengan magnitudo masing-masing 5,5 dan 5,6 pada Selasa tanggal 18 maret 2025 di Kabupaten Tapanuli Utara. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempabumi pertama terjadi pada pukul 05:22:38 WIB dengan episenter pada koordinat 1,91° LU dan 99,10° BT, terletak di darat sekitar 19 kilometer tenggara Tapanuli Utara pada kedalaman 10 kilometer. Selang 56 detik kemudian, gempabumi kedua mengguncang wilayah tersebut pada pukul 05:23:34 WIB dengan episenter di koordinat 1,90° LU dan 99,02° BT, yang berlokasi sekitar 14 kilometer tenggara Tapanuli Utara pada kedalaman yang sama, yakni 10 kilometer. Kedua gempa ini dikategorikan sebagai gempa kembar (double earthquake) dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa yang terjadi memiliki mekanisme mendatar (strike-slip fault) yang umum terjadi di sepanjang Sesar Besar Sumatera akibat geseran horizontal antar blok kerak bumi (gambar 1). Berdasarkan analisis bahwa kedua gempa bumi ini tergolong dalam kategori gempa bumi tektonik dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Besar Sumatera, khususnya Segmen Toru. Sesar Toru merupakan bagian dari sistem tektonik utama di patahan besar Sumatera yang berperan signifikan dalam dinamika deformasi kerak bumi di wilayah tersebut. Segmen Toru memiliki laju geser (Slip rate) 9-11 mm/tahun. Segmen ini memiliki tipe strike-slip dengan dip 900 . Bagian atas rupture sekitar 3 km dan bagian bawah rupture 20 km (perkiraan ketebalan sekitar 17 Km) dengan panjang sesar 95 km. Potensi kekuatan magnitudo maksimum hingga 7.4 dari perhitungan geometri patahan sesar Toru. (Pusgen, 2017).
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Telah terjadi gempabumi pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2026 jam 10:27:46 WIB dengan magnitudo 6.7.

Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Senin, 8 Juni 2026 pada pukul 06:37:42 WIB yang berdampak pada wilayah Mindanao-Filipina, Maluku Utara dan Sulawesi Utara Indonesia.

Telah terjadi gempabumi tektonik pada hari Minggu, 19 April 2026 pada pukul 03:06:50 WIB yang berdampak pada wilayah Provinsi Sumatera Utara.