Deputi Bidang Meteorologi Buka OGD Pusat Meteorologi Penerbangan
Rachmat Hidayat
Berita Utama
Jakarta – Rabu (28/7), Pusat Meteorologi Penerbangan BMKG hari ini menyelenggarakan Online Group Discussion (OGD) dengan tema “Improvement of Aviation Meteorological Information Services at The International Airport“. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ke 74 sekaligus sebagai upaya peningkatan kapasitas Sumberdaya Manusia BMKG secara umum dan khususnya pegawai BMKG yang melayani dibidang meteorologi penerbangan.
Kegiatan OGD dibuka oleh Deputi Bidang Meteorologi BMKG Bapak Guswanto, S.Si., M.Si dengan dihadiri oleh Assistant Director of Hong Kong Observatory Ibu LAU Sum-yee, Sharon, Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan Bapak Edison Kurniawan, S.Si., M.Si dan beberapa pejabat eselon 2 lainnya. OGD kali ini menghadirkan secara virtual 2 (dua) narasumber antara lain: Dr. LEE Chi Wai, Jeffrey membawakan materi The Weather Observation System at HKO Airport dan Ibu Tse Shuk Mei membawakan materi The HKO Windshear Alerts System. Dan dihadiri oleh peserta OGD sekitar 400 orang baik yang tergabung dalam zoom meet maupun youtube.
Pasar penerbangan Asia Pasifik akan mendorong pertumbuhan terbesar di dunia selama 20 tahun ke depan. Indonesia diperkirakan akan menjadi negara dengan kinerja yang menonjol dibandingkan negara lain, dimana Indonesia naik dari pasar penerbangan terbesar ke-10 dunia pada tahun 2017 menjadi pasar terbesar ke-4 pada tahun 2030 (Sumber: Prakiraan Penumpang Udara 20 Tahun IATA).
Langkah-langkah strategis pembangunan nasional diperlukan untuk mendukung tahapan tersebut. Berbagai sistem telah dibangun untuk mendukung perkembangan terkini dalam transportasi udara seperti: ATFM), Performance Based Navigation, dan System Wide Integrated Management.
Dalam RPJMN 2020-2024, salah satu proyek besar yang ditetapkan pemerintah adalah penguatan sistem peringatan dini bencana yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan bencana sehingga diharapkan dapat menekan jumlah kerugian dan korban jiwa. Untuk itu, BMKG terus berupaya berinovasi dalam meningkatkan pelayanan informasi yang diberikan kepada masyarakat.
Kawasan Hong Kong memang erat kaitannya dengan kondisi cuaca berbahaya yang sering terjadi di kawasan dekat tumbuhnya siklon tropis, kawasan kepulauan yang berdekatan dengan daratan Asia (China) sehingga menimbulkan fenomena cuaca ekstrem bagi penerbangan. HKO sebagai otoritas meteorologinya telah membangun sistem pendeteksi cuaca yang canggih untuk mengantisipasi dan mendukung keselamatan penerbangan di wilayah udaranya.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan informasi cuaca penerbangan, BMKG dalam hal ini Pusat Meteorologi Penerbangan berupaya meningkatkan kapasitas personel dengan pemahaman teknologi tinggi berupa produk, sistem dan instrumen yang diharapkan dapat mendukung kegiatan operasional.
Benchmarking teknologi pengamatan cuaca penerbangan dengan Bandara Internasional Hong Kong merupakan salah satu terobosan dan jawaban atas kesenjangan pemahaman ilmiah terkait teknologi pengamatan penerbangan di bandara kelas internasional.
Adapun tujuan dari webinar ini adalah:
Menjelajahi wawasan teknologi tinggi tentang sistem pengamatan untuk layanan meteorologi penerbangan;
Menjalin hubungan yang erat dengan negara-negara maju di kawasan Asia Pasifik sehingga Indonesia dapat memberikan kontribusi positif di sepanjang kawasan.
Meningkatkan pengetahuan dasar sistem pendeteksi cuaca penerbangan di bandar udara internasional untuk mendukung pertumbuhan dan pembangunan ekonomi tingkat nasional.
Hadapi Risiko Karhutla, BMKG Tekankan Kesiapsiagaan dalam Rakornas Karhutla 2026
BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Karhutla yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup (LH) RI, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Baca selengkapnya
BMKG dan Pemkab Bolaang Mongondow Teken Perjanjian Pinjam Pakai untuk Penguatan Layanan Informasi Cuaca Maritim
Bolaang Mongondow, 7 April 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi menandatangani Perjanjian Pinjam Pakai dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan informasi meteorologi maritim dan keselamatan pelayaran di wilayah pesisir.
Baca selengkapnya
Rakor Karhutla 2026, BMKG Soroti Ancaman Kekeringan dan Lonjakan Hotspot
Jakarta, 6 April 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan komitmennya dalam mendukung kesiapsiagaan pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penguatan layanan informasi iklim dan cuaca berbasis data. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Karhutla yang diselenggarakan Kementerian Kehutanan di Jakarta, Senin (6/4/2026).