Karangasem, 23 Juni 2026 – Stasiun Geofisika Denpasar menggelar audiensi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem pada Selasa (23/6). Pertemuan tersebut membahas rencana hibah aset BMKG yang berada di eks Kantor Stasiun Geofisika Kahang Kahang.
Audiensi dihadiri Kepala Stasiun Geofisika Denpasar, Ma’muri, yang melakukan pembahasan bersama Kepala BPKAD Kabupaten Karangasem, Nyoman Siki Ngurah, beserta jajaran.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas mekanisme hibah aset serta langkah-langkah yang perlu ditempuh agar proses pengalihan aset dapat berjalan sesuai ketentuan. Diskusi berlangsung konstruktif dan menghasilkan kesepahaman awal terkait tindak lanjut rencana hibah.
Ma’muri mengatakan, rencana hibah tersebut merupakan bagian dari upaya BMKG untuk mengoptimalkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) sehingga aset yang sudah tidak lagi digunakan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Rencana hibah ini merupakan bagian dari komitmen BMKG untuk mengoptimalkan pengelolaan Barang Milik Negara. Kami berharap aset yang sudah tidak lagi digunakan untuk operasional dapat dimanfaatkan secara produktif oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Karangasem menyambut positif rencana tersebut dan akan melakukan kajian lebih lanjut terhadap pemanfaatan aset. Kajian ini diharapkan dapat memastikan aset dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rencana hibah aset tersebut merupakan bagian dari upaya BMKG dalam mengoptimalkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Melalui pengelolaan aset yang tertib dan akuntabel, BMKG berkomitmen memastikan aset negara yang tidak lagi digunakan untuk operasional dapat dimanfaatkan secara lebih efektif demi kepentingan publik.
Audiensi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara BMKG dan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam mendukung tata kelola aset negara yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.