Kembali ke Berita

Optimalkan Pengelolaan Data dan Pemodelan Cuaca, BMKG Gelar In House Training Pemanfaatan HPC SMONG

25 February 2026

Fahmi Dendi Saputra

Berita

Optimalkan Pengelolaan Data dan Pemodelan Cuaca, BMKG Gelar In House Training Pemanfaatan HPC SMONG

Jakarta, 25 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperkuat kapasitas teknis sumber daya manusianya guna menjawab tantangan pengelolaan data cuaca dan iklim yang semakin kompleks. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan In House Training (IHT): Efficient HPC Usage with LiCO yang digelar di Ruang Auditorium BMKG, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Infrastruktur MKG, Michael Andreas Purwoadi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan kompetensi SDM menjadi kunci dalam mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur komputasi berperforma tinggi yang dimiliki BMKG.
Menurut Michael, transformasi teknologi di bidang meteorologi global berkembang sangat pesat, termasuk integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam sistem pemodelan cuaca oleh berbagai lembaga meteorologi dunia.

“Transformasi ke arah pemanfaatan AI dalam sistem pemodelan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan di tengah pesatnya perkembangan teknologi prediksi cuaca. Saat ini, model AI hadir sebagai pelengkap (complementary) bagi model konvensional, yang penggunaannya tentu harus diregulasi agar dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab,” tegasnya.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan High Performance Computing (HPC) di lingkungan BMKG. Saat ini, BMKG memiliki dua klaster HPC utama, yakni Klaster HPC MMS dengan kapasitas sekitar 1 PF CPU yang dikelola Direktorat Meteorologi Maritim untuk menjalankan model numerik maritim, serta HPC SMONG dengan kapasitas 1 PF CPU dan 1,5 PF GPU yang dikelola Direktorat Data dan Komputasi.

HPC SMONG dimanfaatkan tidak hanya untuk kebutuhan operasional (production), tetapi juga untuk pengembangan (development), termasuk pemodelan numerik dan eksperimen berbasis machine learning. Untuk itulah, diperlukan pemahaman teknis yang memadai agar sistem komputasi berperforma tinggi tersebut dapat digunakan secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Direktur Data dan Komputasi, Bambang Setiyo Prayitno, dalam menegaskan bahwa HPC merupakan aset strategis yang memerlukan pengelolaan dengan keahlian khusus.

“Perlu kami sampaikan secara terbuka bahwa HPC merupakan investasi yang sangat besar, tidak hanya dari sisi pengadaan, tetapi juga dari sisi operasional dan perawatannya. Oleh karena itu, pemanfaatan HPC harus dilakukan secara optimal dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia MKG, Adityawarman, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan dan kompetensi peserta dalam memanfaatkan HPC SMONG.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengakses, mengelola, dan memanfaatkan HPC SMONG guna mendukung kebutuhan operasional serta pengembangan layanan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika di lingkungan BMKG,” jelasnya.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 25–27 Februari 2026, dan diikuti oleh 44 peserta yang berasal dari unit kerja di lingkungan Deputi Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, Infrastruktur MKG, Modifikasi Cuaca, serta Satuan Kerja Mandiri. Dalam pelaksanaannya, IHT menghadirkan lima mata pelatihan utama dengan pengajar dari Direktorat Data dan Komputasi, Direktorat Meteorologi Publik, dan Pusat Standardisasi Instrumentasi.

“Kegiatan In-House Training ini memiliki 5 mata pelatihan utama, yaitu Tata Kelola HPC SMONG; Setup Environment HPC SMONG; Running Model using MPI Template on CPU HPC; Running Deep Learning using Template on GPU HPC; dan Simulasi Pemodelan Numerik/Machine Learning di CPU dan GPU HPC dengan total 21 jam pelatihan (JP),” jelas Adityawarman.

Adapun kelulusan peserta akan ditentukan secara komprehensif berdasarkan pemahaman materi melalui pre-test dan post-test, praktik simulasi pemodelan numerik, serta penilaian kehadiran dan keaktifan selama pelatihan.

Melalui IHT ini, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi dalam pemanfaatan teknologi komputasi dan kecerdasan buatan guna menghadirkan layanan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang semakin andal serta berstandar internasional.

Berita Lainnya

Optimalkan Pengelolaan Data dan Pemodelan Cuaca, BMKG Gelar In House Training Pemanfaatan HPC SMONG

Optimalkan Pengelolaan Data dan Pemodelan Cuaca, BMKG Gelar In House Training Pemanfaatan HPC SMONG

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, BMKG Hadirkan Layanan Cuaca Real-Time dan Terintegrasi

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, BMKG Hadirkan Layanan Cuaca Real-Time dan Terintegrasi

Perkuat Diplomasi Iklim, BMKG dan Kementerian Luar Negeri Jalin Sinergi Strategis

Perkuat Diplomasi Iklim, BMKG dan Kementerian Luar Negeri Jalin Sinergi Strategis