Kembali ke Berita

BMKG Dorong Penguatan UPT Stasiun BMKG dan Inovasi Layanan Informasi

Fahmi Dendi Saputra
BMKG Dorong Penguatan UPT Stasiun BMKG dan Inovasi Layanan Informasi

Ternate, 11 April 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat layanan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) di wilayah Manado dan Ternate pascagempa yang mengguncang Maluku Utara dan sekitarnya.

Penguatan tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, guna memastikan kesiapan operasional Unit  Pelaksana Teknis (UPT) Stasiun BMKG di Manado dan Ternate.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala BMKG didampingi Deputi Bidang Geofisika, Nelly Florida Riama, serta Plt. Kepala Balai Wilayah IV, Nasrol Adil untuk mengevaluasi respons teknis terhadap layanan Informasi didaerah.

Langkah ini bertujuan memastikan layanan informasi kepada masyarakat tetap berjalan optimal-cepat, akurat, dan dapat diandalkan-serta mempercepat langkah mitigasi di wilayah rawan bencana.

Faisal menegaskan pentingnya peran UPT Stasiun BMKG sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi MKG, khususnya di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang kompleks.

“Personel yang berada paling dekat dengan masyarakat harus menjadi rujukan utama informasi,” ujar Faisal dalam arahannya.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan kerja yang terukur dan berbasis data sebelum melakukan transformasi besar dalam pelayanan publik. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah peningkatan kapasitas Unit Pelaksana Teknis (UPT), termasuk penguatan status stasiun agar tidak lagi terdapat stasiun dengan kategori kelas III.

“jadi kita akan berupaya untuk menaikkan fungsi kinerja dari UPT itu sehingga dalam beberapa tahun ke depan itu Kelas III akan dihilangkan. Jadi hanya Kelas I dan Kelas II,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem layanan BMKG, seiring meningkatnya kebutuhan informasi cuaca, iklim, dan gempa bumi yang cepat, akurat, dan berdampak langsung pada keselamatan masyarakat.

Lebih lanjut Faisal juga menegaskan langkah strategis tersebut harus dibarengi dengan transformasi nyata di lapangan, di mana peningkatan fungsi layanan menjadi prioritas utama. Hal ini menuntut kesiapan menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, penyediaan fasilitas kantor yang memadai, hingga dukungan Alat Operasional Utama (Aloptama) yang mutakhir.

Sementara itu, Nelly Florida Riama, menyoroti urgensi penguatan sistem monitoring dan diseminasi informasi gempa bumi secara real time.

“Koordinasi antar Stasiun BMKG sangat diperlukan agar seluruh unit bergerak dalam satu irama, saling mendukung, dan memberikan respons terbaik bagi masyarakat.”

Selain penguatan operasional, BMKG juga mendorong inovasi dalam edukasi publik yang lebih inklusif dan mudah dipahami, terutama bagi kelompok rentan di wilayah pesisir dan terpencil.

Selain itu, Nasrol Adil, menambahkan bahwa kesiapan UPT Stasiun BMKG wilayah IV terus ditingkatkan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami memastikan setiap stasiun mampu menyampaikan informasi secara cepat dan tepat, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar informasi kebencanaan dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kepala BMKG juga meninjau langsung infrastruktur MKG di Manado dan Ternate untuk memastikan keandalan sistem layanan serta memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi potensi bencana ke depan.

Hubungi via WhatsApp