
Kembali ke Berita
Konsolidasi Layanan MKG di Tanah Papua, BMKG Dorong Penguatan UPT dan Inovasi Edukasi Inklusif
25 January 2026
Ibrahim
Berita

Jayapura – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG di Kota Jayapura, Papua, Jumat (23 Januari 2026), dalam rangka konsolidasi layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (MKG) serta penguatan organisasi di wilayah Tanah Papua. Kegiatan ini dihadiri Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani yang didampingi Direktur Perubahan Iklim BMKG A. Fachri Radjab, Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Yustus Rumakiek, serta Penasihat Kepala BMKG Muslim Andri Setiadi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Stasiun Meteorologi Kelas I Sentani, Jayapura, sebagai simpul utama layanan meteorologi penerbangan di Provinsi Papua. Di lokasi ini, Kepala BMKG meninjau operasional layanan, berdialog dengan pegawai, serta menegaskan peran strategis BMKG dalam mendukung keselamatan transportasi udara dan pembangunan lintas sektor di kawasan timur Indonesia.
“Tugas BMKG itu bukan hanya peringatan dini. BMKG bertugas menyediakan informasi yang andal dan akurat untuk keselamatan penerbangan, pelayaran, serta mendukung pembangunan semua sektor—mulai dari pangan, energi, air, pariwisata, kesehatan, hingga infrastruktur,” tegas Teuku Faisal Fathani.
Kegiatan kemudian berlanjut di Kantor Balai Besar MKG Wilayah V Jayapura. Pada kesempatan ini, Kepala Balai Besar MKG Wilayah V bersama para Kepala UPT BMKG di Provinsi Papua menyampaikan paparan kondisi layanan dan organisasi secara hybrid, baik secara langsung maupun melalui telekonferensi. Paparan mencakup kondisi sumber daya manusia, sarana prasarana, cakupan wilayah layanan, serta tantangan operasional di masing-masing wilayah kerja, sebagai bagian dari proses evaluasi dan konsolidasi pelaksanaan tugas BMKG di Tanah Papua.
Dalam arahannya, Kepala BMKG menekankan pentingnya penguatan organisasi dan penataan sumber daya manusia agar BMKG semakin adaptif dan kokoh dalam menjalankan tugasnya di wilayah dengan kompleksitas geografis tinggi.
“Evaluasi organisasi, SDM, dan layanan perlu dilakukan secara menyeluruh agar BMKG menjadi institusi yang lebih sehat, rasional, dan mampu menjalankan tugasnya secara utuh hingga ke wilayah terdepan,” ujar Kepala BMKG.
Pada kesempatan yang sama, Balai Besar MKG Wilayah V juga memperkenalkan inovasi literasi kebencanaan melalui penerbitan buku komik edukatif berjudul Met Clim Pedia: BMKG Sahabat Cuaca dan Gempa. Buku ini dirancang sebagai media edukasi yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas, guna meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi dan geofisika.
Melalui komik ini, BMKG mengajak masyarakat memahami langkah-langkah penting yang dapat dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gempa bumi, dengan pendekatan visual yang mudah dipahami dan ramah bagi semua kalangan. Inovasi ini dilandasi keyakinan bahwa kesiapsiagaan tidak memiliki batasan, serta setiap individu berhak memperoleh akses informasi kebencanaan yang setara demi menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
Direktur Perubahan Iklim BMKG A. Fachri Radjab mengapresiasi inovasi tersebut serta menegaskan pentingnya kolaborasi dan peran Balai Besar MKG Wilayah V dalam pembinaan UPT-UPT di Tanah Papua.
“Balai Besar MKG Wilayah V memiliki peran yang sangat besar, tidak hanya di lingkup Balai, tetapi juga dalam pembinaan seluruh UPT di Papua. Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa layanan BMKG tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh aspek edukasi dan inklusivitas masyarakat,” ungkap A. Fachri Radjab.
Rangkaian kunjungan selanjutnya dilakukan ke Stasiun Meteorologi Kelas III Maritim Dok II Jayapura untuk meninjau kesiapan layanan cuaca maritim dalam mendukung keselamatan pelayaran dan aktivitas kemaritiman. Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Stasiun Geofisika Kelas I Angkasa Jayapura guna memastikan keandalan layanan pengamatan gempa bumi dan tsunami serta memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan kebencanaan.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Yustus Rumakiek menyampaikan apresiasi atas perhatian dan arahan pimpinan BMKG, yang dinilai menjadi penguat semangat jajaran BMKG di Papua untuk terus meningkatkan kualitas layanan MKG sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui konsolidasi layanan dan penguatan inovasi ini, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kebumian yang andal, inklusif, dan berkelanjutan, guna mendukung keselamatan masyarakat serta pembangunan nasional di Tanah Papua.







