Kembali ke Berita Kegiatan

BMKG Edukasi Ribuan Peserta Pramuka tentang Cuaca, Iklim, dan Mitigasi Bencana di Jambore Nasional XII 2026

Linda Juliawanti
BMKG Edukasi Ribuan Peserta Pramuka tentang Cuaca, Iklim, dan Mitigasi Bencana di Jambore Nasional XII 2026

Jakarta, 20 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berpartisipasi dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 melalui stan edukasi di zona Global Development Village (GDV) atau Kampung Pengembangan Berkelanjutan yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.

Partisipasi BMKG dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi kebencanaan, cuaca, serta adaptasi terhadap perubahan iklim kepada anggota Pramuka Penggalang melalui pendekatan edukatif dan interaktif.

GDV merupakan salah satu zona kegiatan rotasi yang dirancang untuk memperkenalkan peserta Pramuka Penggalang pada isu-isu global, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), serta berbagai tantangan masa depan yang membutuhkan peran aktif generasi muda.

Ketua Tim Inovasi dan Pengembangan Kehumasan BMKG, Akhmad Taufan Maulana, mengatakan bahwa BMKG memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana melalui penyediaan data, informasi, dan layanan peringatan dini yang menjadi dasar pengambilan keputusan dalam berbagai operasi kemanusiaan.

“BMKG memiliki peran strategis pada tahap awal penanganan bencana melalui penyediaan data, informasi, dan sumber daya manusia yang mendukung pengambilan keputusan dalam operasi kemanusiaan. Oleh karena itu, literasi kebencanaan perlu diperkenalkan sejak dini kepada generasi muda agar mereka memiliki pemahaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ujar Taufan.

Melalui stan edukasi BMKG, para peserta Jamnas XII diajak mengenal berbagai aspek meteorologi, klimatologi, dan geofisika melalui metode experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman. Peserta tidak hanya memperoleh penjelasan teori, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan petugas BMKG yang mewakili bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, serta instrumentasi dan kalibrasi.

Materi edukasi yang disampaikan mencakup proses terbentuknya cuaca dan iklim, pengenalan berbagai fenomena cuaca yang sering terjadi di Indonesia, serta pemanfaatan informasi cuaca dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai mitigasi dan ketangguhan bencana, termasuk langkah-langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi gempa bumi, cuaca ekstrem, dan berbagai bencana hidrometeorologi.

Selain itu, BMKG mengajak peserta untuk memahami tantangan perubahan iklim dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Edukasi tersebut disertai dengan pengenalan berbagai langkah sederhana yang dapat dilakukan generasi muda untuk mendukung pelestarian lingkungan, mengurangi risiko bencana, dan memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim.

Kegiatan edukasi ini turut melibatkan taruna Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) yang mendampingi pelaksanaan kegiatan di stan BMKG. Keterlibatan para taruna menjadi bagian dari upaya memperkenalkan bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasi kepada generasi muda melalui interaksi yang lebih dekat dan komunikatif.

Kehadiran taruna STMKG juga memberikan gambaran kepada peserta mengenai dunia pendidikan dan profesi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang berkontribusi dalam mendukung keselamatan dan ketahanan bangsa melalui ilmu pengetahuan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama mengikuti kegiatan di stan BMKG. Berbagai sesi diskusi interaktif, permainan edukatif, kuis, serta demonstrasi alat meteorologi menjadi daya tarik tersendiri yang memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperluas wawasan para Pramuka Penggalang.

Melalui partisipasi dalam Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka, BMKG berharap dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika, serta mendorong lahirnya agen-agen muda yang tangguh menghadapi bencana, adaptif terhadap perubahan iklim, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Hubungi via WhatsApp