Jakarta, 30 Juni 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Program Studi Desain Grafis Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mempresentasikan hasil akhir penyusunan buku edukasi tematik berbasis Project-Based Learning (PBL), pada pada Senin (29/6) di Kantor Pusat BMKG.
Kegiatan ini merupakan puncak dari kolaborasi yang telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan sejak Februari 2026. Kolaborasi tersebut berfokus pada pengembangan media edukasi yang modern, aplikatif, dan mudah dipahami masyarakat.
Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menjembatani kebutuhan penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat.
Menurutnya, BMKG telah menghasilkan berbagai informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang bermanfaat. Namun, tantangan masih terdapat pada pemahaman masyarakat dalam menginterpretasikan informasi tersebut serta menentukan langkah yang tepat untuk mengurangi risiko bencana.
“Melalui kolaborasi ini, informasi teknis yang dihasilkan BMKG dapat diterjemahkan menjadi materi edukasi yang lebih komunikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dalam proses penyusunannya, buku edukasi tematik ini mengangkat lima topik utama, yaitu cuaca ekstrem, siklon tropis, operasi modifikasi cuaca, gempa bumi, dan perubahan iklim. Materi disusun dengan pendekatan segmentasi pembaca, mencakup anak-anak, masyarakat umum, serta pemangku kepentingan, sehingga penyampaian informasi menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Ketua Tim Kerja Produksi dan Diseminasi BMKG, Ressa Mahardhika, mengapresiasi hasil karya mahasiswa yang dinilai mampu mengemas materi teknis menjadi konten edukatif yang menarik.
Ia menilai para mahasiswa berhasil menerjemahkan informasi BMKG menjadi buku yang komunikatif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik masing-masing segmen pembaca.
BMKG berharap kolaborasi dengan PNJ dapat terus berlanjut melalui berbagai program inovatif lainnya guna meningkatkan literasi kebencanaan masyarakat serta memperluas akses terhadap informasi yang mudah dipahami dan bermanfaat.
Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama antara perwakilan BMKG, dosen, dan mahasiswa sebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi tersebut.