Buletin Informasi Prakiraan Iklim untuk Perkebunan Sawit edisi Juli 2026 memuat analisis curah hujan Juni 2026 dan prediksi hujan untuk Agustus hingga Oktober 2026. Buletin ini juga mencakup analisis dinamika atmosfer dan laut, prediksi ENSO, IOD, monsun, suhu muka laut (SST), ketersediaan air untuk tanaman, serta indeks kesesuaian iklim untuk titik panas kebakaran hutan dan lahan.
Analisis hujan mencakup kondisi faktual curah hujan Juni 2026 dan analisis khusus untuk wilayah Perkebunan Sawit, berdasarkan data observasi BMKG, pos hujan kerjasama di seluruh Indonesia, dan data satelit GSMaP. SST di Samudera Hindia pada Juni 2026 menunjukkan kondisi IOD Netral dengan indeks –0,38, sedangkan anomali SST di wilayah Nino3.4 adalah sebesar +1,56 (El Nino Event). Kondisi suhu muka laut di perairan Indonesia cenderung hangat yang terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa hingga Laut Timor, Selat Makasar, Laut Sulawesi, Laut Banda, Laut Arafura, dan perairan utara Papua.
Prediksi hujan untuk 3 (tiga) bulan ke depan yaitu periode Agustus hingga Oktober 2026 menunjukkan wilayah Indonesia umumnya diprediksi akan mengalami curah hujan kategori Menengah hingga Rendah dan secara umum diprediksi mengalami sifat hujan Bawah Normal hingga Normal.
Selanjutnya pada bagian akhir, buletin ini menampilkan rekomendasi prediksi curah hujan dan sifat hujan untuk wilayah Perkebunan Sawit, serta analisis dan prediksi tingkat ketersediaan air bagi tanaman dan indeks kesesuaian iklim untuk kejadian titik panas kebakaran hutan dan lahan. Diharapkan pengguna dapat merujuk pada informasi terbaru yang dikeluarkan oleh BMKG setiap bulan sebagai pembaruan dari prediksi sebelumnya.
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.