

Buletin edisi Juni 2025 memuat informasi tentang analisis curah hujan yang terjadi pada bulan Mei 2025 dan prediksi hujan 3 (tiga) bulan ke depan yaitu hujan bulan Juli hingga September 2025. Dalam buletin ini juga dibahas analisis dinamika atmosfer dan laut serta prediksi El Nino Southern Oscilation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD), monsun dan suhu muka laut (SST).
Analisis hujan yang disajikan pada halaman 3 menunjukkan kondisi faktual curah hujan yang terjadi selama bulan Mei 2025. Analisis ini dilakukan berdasarkan data observasi dari stasiun BMKG, pos hujan kerja sama yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan data satelit Global Satellite Mapping of Precipitation (GSMaP).
Prediksi hujan untuk 3 (tiga) bulan ke depan yaitu periode Juli hingga September 2025 disajikan pada halaman 7 s/d 9 yang memuat prediksi untuk curah hujan dan untuk sifat hujan. Pada bulan Juli hingga September 2025 mendatang, wilayah Indonesia umumnya diprediksi akan mengalami curah hujan kategori menengah hingga tinggi dengan sifat Normal hingga Atas Normal. Selanjutnya untuk keperluan operasional di lapangan, masyarakat diharapkan mengacu pada informasi terbaru yang dikeluarkan BMKG setiap bulan yang merupakan pemutakhiran dari prediksi sebelumnya.
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.
Klimatologi Lainnya
Lihat Semuanya

Anomali Suhu Udara Bulan Mei 2026
Berdasarkan analisis dari 105 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata bulan Mei 2026 adalah sebesar 27.5°C. Normal suhu udara klimatologis untuk bulan Mei (periode 1991-2020) di Indonesia adalah sebesar 27.0°C (dalam kisaran normal 20.58°C – 29.49°C). Berdasarkan nilai-nilai tersebut, anomali suhu udara rata-rata pada bulan Mei 2026 menunjukkan anomali positif dengan nilai sebesar 0.5°C. Anomali […]

Tingkat Ketersediaan Air Bagi Tanaman – Mei 2026
Tingkat Ketersediaan Air Tanah bagi Tanaman (ATi) menggunakan perhitungan neraca air dengan metode Thornthwaite and Mather. ATi dihitung dengan persamaan sebagai berikut : ((KAT – TLP)/(KL – TLP)) x 100%. Dengan kriteria: Kurang : jika ketersediaan air tanah < 40% Sedang : jika ketersediaan air tanah 40% – 60% Cukup : jika ketersediaan air tanah […]