Kembali ke Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Januari 2026

03 February 2026

Rini Eka Saputri

Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Januari 2026

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian III Januari 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.45 (+0.009), mengindikasikan fonemena IOD masih konsisten pada fase Netral, kondisi IOD Netral diprediksi akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Sedangkan indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar -0.5 (-0.56) menunjukkan masih aktifnya fenomena La Nina lemah. Kondisi La Nina lemah diprediksi akan mulai beralih menuju fase Netral pada Februari-Maret 2026.

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk “Dasarian I Februari 2026” pada klasifikasi: Waspada: beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Seluruh Provinsi DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan; Awas: Tidak ada peringatan.
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk Dasarian I Februari 2026 pada klasifikasi: Waspada: kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tengah; Siaga: Tidak ada peringatan; Awas: Tidak ada peringatan.

Analisis Curah Hujan Dasarian III Januari 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian III Januari 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0.50%, Tinggi 4.26%, Menengah 36.09%, dan Rendah 59.15%
  • Sifat hujan pada Dasarian III Januari 2026 bervariasi dari kriteria Atas Normal 8.31%, Normal 9.94%, dan Bawah Normal 81.75%.

Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian III Januari 2025:

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 81.1% wilayah Indonesia (567 ZOM) masih mengalami Musim Hujan.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, DKJ, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku, Maluku Utara dan Pulau Papua.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Februari I – Februari III 2026:
Pada Februari I – Februari III 2026 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah – menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori
tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian):

  • Pada Februari I 2026 meliputi meliputi sebagian Banten bagian selatan, DKI Jakarta bagian utara, sebagian Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Tengah bagian utara dan
    tengah, sebagian P. Timor bagian barat, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan bagian selatan, dan sebagian Papua Pegunungan bagian utara.
  • Pada Februari II 2026 meliputi sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah bagian tengah, sebagian kecil Jawa Timur , sebagian P.Timor bagian barat ,
    sebagian Sulawesi Selatan bagian selatan, sebagian Sulawesi Utara bagian utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Pegunungan.
  • Pada Februari III 2026 meliputi sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah bagian tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian P. Timor bagian barat, sebagian Sulawesi
    Selatan bagian selatan dan sebagian kecil Papua Pegunungan.

Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Februari – Juli 2026 :

  • Februari – Maret 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
  • April 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian kecil Sumatra Barat, sebagian Sumatra Selatan, sebagian Bangka Belitung, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan
  • Mei 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan.
  • Juni – Juli 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagain Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan.

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Klimatologi Lainnya