
The Standardized Precipitation Index September 2026
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul. – Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO:
Hasil monitoring indeks IOD dan ENSO periode Bulan Desember 2024 menunjukkan indeks IOD berada pada kategori netral dengan indeks IOD -0.30, IOD diprediksi akan berada pada fase Netral hingga pertengahan tahun 2025. Sementara itu, anomali SST di Nino3.4 berada pada indeks -0.90, La Nina Lemah diprediksi berlangsung hingga periode Maret-April-Mei 2025.
Analisis dan Prediksi Angin 850 mb:
Aliran masa udara pada Dasarian III Desember 2024 di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar Sumatera bagian utara. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan Selatan Indonesia. Pada Dasarian I Januari 2025 angin baratan diprediksi masih persisten. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera. Pusat tekanan rendah terjadi di wilayah utara Kalimantan, utara Papua, dan perairan selatan Jawa.
Analisis OLR:
Pada Dasarian III Desember 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di seluruh wilayah Indonesia. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.
Analisis dan Prediksi MJO: Analisis pada dasarian III Desember 2024 menunjukkan MJO aktif di fase 6 dan 7. MJO diprediksi tidak aktif pada Dasarian I Januari 2025 kemudian aktif kembali pada Dasarian II Januari 2025. Aktifnya gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.
Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH): Kelembapan udara permukaan berkisar 68-72% dan diprediksi hingga Dasarian III Januari 2025 berkisar 68-76%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 67-78% serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 66-76%.
Analisis dan Prediksi Suhu: Suhu rata-rata permukaan berkisar 25-28°C dan diprediksi pada Dasarian III Januari 2025 berkisar 24-28°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-27°C dan Prediksi suhu maksimum berkisar 28 – 32°C.
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk Januari Dasarian I 2025, pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua. Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. ; Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk Januari Dasarian I, 2024 : Tidak ada peringatan.
Analisis Curah Hujan Dasarian III Desember 2024: Curah hujan pada Dasarian III Desember 2024 bervariasi dari kriteria rendah (11%), menengah (72%) dan tinggi-sangat tinggi (17%). Sifat hujan pada Dasarian III Desember 2024 bervariasi pada kriteria Bawah Normal (25%) , Normal (26%), Sifat hujan Atas Normal (49%).
Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian III Desember 2024: Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 79% wilayah Indonesia masuk musim hujan. Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Selatan, sebagian besar Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku Utara, Maluku, sebagian besar Papua Barat, dan Papua.
Prediksi Curah Hujan Dasarian: Januari I – III 2025 Pada Januari I – Januari III 2025 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah – menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian):
Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Januari – Juni 2025 :
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul. – Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian I September 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.394 (Agustus: +0.376). Sementara itu, nilai SSTA di region Nino3.4 secara dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar +2.76 (Agustus: +2.83). Indeks ENSO (rata-rata 3 bulanan) untuk JAS (Juli-Agustus-September) adalah sebesar 2.6, yang menunjukkan El Nino dengan […]
Berdasarkan analisis dari 103 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata bulan Agustus 2026 adalah sebesar 27.22°C. Normal suhu udara klimatologis untuk bulan Agustus (periode 1991-2020) di Indonesia adalah sebesar 26.27°C (dalam kisaran normal 20.78°C – 29.4°C). Berdasarkan nilai-nilai tersebut, anomali suhu udara rata-rata pada bulan Agustus 2026 menunjukkan anomali positif dengan nilai sebesar 0.95°C. Anomali […]