Kembali ke Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I September 2026

Rini Eka Saputri
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I September 2026

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian I September 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.394 (Agustus: +0.376). Sementara itu, nilai SSTA di region Nino3.4 secara dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar +2.76 (Agustus: +2.83). Indeks ENSO (rata-rata 3 bulanan) untuk JAS (Juli-Agustus-September) adalah sebesar 2.6, yang menunjukkan El Nino dengan intensitas sangat kuat.

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk Dasarian II September 2026 pada klasifikasi Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. Siaga: Tidak ada peringatan. Awas: Tidak ada peringatan.

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk Dasarian II September 2026 pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten di Provinsi Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan. Siaga: Beberapa kabupaten di Provinsi Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sumatera Selatan. Awas: Beberapa kabupaten di Provinsi Bali, Banten, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Dan Sumatera Selatan; Seluruh Provinsi DI Yogyakarta dan Jawa Timur.

Analisis Curah Hujan Dasarian I September 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian I September bervariasi dari kriteria Tinggi 0.60%, Menengah 6.77%, dan Rendah 92.62%,
  • Sifat hujan pada I September bervariasi dari kriteria Jauh di Atas Normal 2.37%, Atas Normal 1.92%, Normal 2.85%, dan Bawah Normal 92.86%.

Analisis Perkembangan MusimKemarau DasarianI September 2026:

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 80,7% wilayah Indonesia (564 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau adalah sebagian Aceh, sebagian besar Sumatera Utara, sebagian besar Sumatera Barat, sebagian besar Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Pada SEP II – OKT I 2026 curah hujan umumnya diprediksi berada kriteria Rendah – Menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (<50 mm/dasarian):

  • SEP II 2026: meliputi Pulau Sumatera bagian tengah hingga selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian Pulau Papua.
  • SEP III 2026: meliputi Pulau Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian Pulau Papua.
  • OKT I 2026: meliputi Pulau Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian Pulau Papua.

Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 50 mm/Bulan untuk Bulan Oktober 2026 – Maret 2027:

  • Oktober 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatera Selatan, sebagian Bangka Belitung, sebagian Lampung, sebagian besar pulau Jawa, Kalimantan Barat bagian selatan, Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian kecil Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian besar Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah bagian tengah, timru dan selatan, Gorontalo, sebagian besar Sulawesi Utara, sebagian kecil Maluku Utara, sebagian Maluku dan Papua Selatan bagian selatan.
  • November 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Jawa Timur, sebagian NTB, sebagian NTT, Sulawesi Selatan bagian selatan, dan Sulawesi Tenggara bagian selatan, dan sebagian kecil Sulawesi Tengah bagian timur.
  • Desember 2026, Januari 2027, Februari 2027, Maret 2027: Tidak ada kejadian curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Hubungi via WhatsApp