Kembali ke Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Agustus 2026

Rini Eka Saputri
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Agustus 2026

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO:Hasil monitoring pada Dasarian III Agustus 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan)sebesar +0.290 (Agustus: +0.376). Sementara itu, nilai SSTA di region Nino3.4 secara dasarian (ENSObulanan) adalah sebesar +2.74 (Agustus: +2.83). Indeks ENSO (rata-rata 3 bulanan) untuk JJA (Juni-JuliAgustus) adalah sebesar 2.2, yang menunjukkan El Nino dengan intensitas sangat kuat.

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk Dasarian I September 2026 pada klasifikasi Waspada: Tidak ada peringatan. Siaga: Tidak ada peringatan. Awas: Tidak ada peringatan.

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk Dasarian I September 2026 pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten di Sumatra bagian selatan, NTT, Kalimantan bagian tengah hingga utara, dan Sulawesi bagian tengah. Siaga: Beberapa kabupaten di Pulau Sumatra bagian selatan, sebagian kecil Pulau Jawa dan Nusa Tenggara, sebagian besar Pulau Kalimantan, sebagian besar Pulau Sulawesi, dan sebagian besar Pulau Papua. Awas: Beberapa kabupaten di sebagian Pulau Sumatra bagian selatan, sebagian besar wilayah Pulau Jawa dan Nusa Tenggara, sebagian besar Pulau Kalimantan, serta sebagian Pulau Sulawesi dan Kepulauan Maluku.

Analisis Curah Hujan DasarianIII Agustus 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian III Agustus 2026 bervariasi dari kriteria Tinggi 0.21%, Menengah 6.99%, dan Rendah 92.80%.
  •  Sifat hujan padaIII Agustus 2026 bervariasi dari kriteria Jauh di Atas Normal 1.56%, Atas Normal 1.56%, Normal 2.92%, dan Bawah Normal 93.96%.

Analisis Perkembangan MusimKemarau DasarianIII Agustus 2026:

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 81,1% wilayah Indonesia (567 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau adalah sebagian Aceh, sebagian besar Sumatera Utara, sebagian besar Sumatera Barat, sebagian besar Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat. Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Pada SEP I – SEP III 2026 curah hujan umumnya diprediksi berada kriteria Rendah – Menenggah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (<50 mm/dasarian):

  • SEP I 2026: meliputi Pulau Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian Pulau Papua.
  • SEP II 2026: meliputi Pulau Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian Pulau Papua.
  • SEP III 2026: meliputi Pulau Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian Pulau Papua.

Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 50mm/Bulan untuk Bulan September 2026 – Februari 2027:

  • September 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi Bengkulu bagian selatan, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat bagian selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian besar Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya bagian barat dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian kecil Papua Tengah, sebagian kecil Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
  • Oktober 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Sumatera Selatan bagian selatan, Lampung, Pulau Jawa, Bali, NTB, sebagian besar NTT, Kalimantan Selatan bagian selatan, Sulawesi Tengah bagian timur, Sulawesi Selatan bagian Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku bagian selatan, dan PapuaSelatan bagian selatan.
  • November 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Sebagian Jawa Timur (Madura), NTB bagian timur, sebagian NTT, Sulawesi Selatan bagian selatan, dan Sulawesi Tenggara bagian selatan.dan sebagian kecil Papua Selatan bagian selatan
  • Desember 2026, Januari 2027, Februari 2027: Tidak ada kejadian curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Hubungi via WhatsApp