Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian II April 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.012 (+0.023), mengindikasikan fonemena IOD berada pada fase Netral. Sementara itu, indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar +0.57 (-0.01) menunjukkan fenomena ENSO juga berada pada fase Netral. Kondisi ENSO Netral diprediksi masuk fase El Nino mulai Mei-Juni-Juli 2026.
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk “Dasarian III April 2026” pada klasifikasi
Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Papua Selatan.
Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur dan Papua Tengah.
Awas: Tidak ada peringatan.
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk “Dasarian III April 2026” pada klasifikasi
Waspada: Beberapa kabupaten di Provinsi Aceh.
Siaga: Tidak ada peringatan.
Awas: Tidak ada peringatan.
Analisis Curah Hujan Dasarian II April 2026
➢ Curah hujan pada Dasarian II April 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0.18%, Tinggi 6.43%, Menengah 60.31%, dan Rendah 33.08%.
➢ Sifat hujan pada Dasarian II April 2026 umumnya berada kriteria Atas Normal 22,55%, Normal 21.63%, dan Bawah Normal 54.83%.
Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian II April 2026:
➢ Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 10.4% wilayah Indonesia (73 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
➢ Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Kep. Riau, sebagian kecil Banten, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian kecil Bali, sebagian NTB, sebagian kecil NTT, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian Maluku.
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.