Kembali ke Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Mei 2026

Rini Eka Saputri
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Mei 2026

Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian I Mei 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar -0.099 (+0.05), mengindikasikan fonemena
IOD berada pada fase Netral. Sementara itu, indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar +0.97 (+0.52) menunjukkan indikasi El Nino Condition. El Nino event diprediksi mulai terjadi pada periode Mei-Juni-Juli 2026.

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk “Dasarian II Mei 2026” pada klasifikasi Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Awas: Tidak ada peringatan.

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk “Dasarian II Mei 2026” pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Selatan. Siaga: Tidak ada peringatan. Awas: Tidak ada peringatan.

Analisis Curah Hujan Dasarian I Mei 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian I Mei 2026 bervariasi dari kriteri Sangat Tinggi 0.76%, Tinggi 15.23%, Menengah 64.05%, dan Rendah 19.96%.
  • Sifat hujan pada Dasarian I Mei 2026 umumnya berada kriteria Jauh di Atas Normal 27.48%, Atas Normal 22.99%, Normal 20.89%, dan Bawah Normal 28.64%.

Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian I Mei 2026:

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 17,1% wilayah Indonesia (170 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Kep. Riau, sebagian kecil Banten, sebagian Jakarta, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian Maluku.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Pada MEI II – JUNI I 2026 curah hujan umumnya diprediksi berada kriteria Menengah – Rendah (0-150 mm/dasarian), diikuti kriteria Tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (<50 mm/dasarian):

  • MEI II 2026: meliputi sebagian kecil Aceh, Bengkulu, Jambi, sebagian Lampung, sebagian kecil Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, sebagian Banten, sebagian besar DIY, sebagian DKI Jakarta, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, sebagian besar NTB, sebagian NTT, sebagian kecil Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Selatan.
  • MEI III 2026: meliputi sebagian kecil Aceh, Bengkulu, Jambi, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Banten, sebagian besar DIY, DKI Jakarta, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Timur, Balinusra, sebagian kecil Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, sebagian Gorontalo, sebagian kecil Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, Papua Barat, dan sebagian Papua Selatan.
  • JUNI I 2026: meliputi sebagian besar Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Balinusra, sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian besar Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian besar Gorontalo, sebagian kecil Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, sebagian besar Sulawesi Utara, sebagian kecil Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, sebagian Papua Selatan, dan sebagian kecil Papua Tengah.

Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 50 mm/Bulan untuk Bulan Juni – November 2026 :

  • Juni 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Utara Jawa Barat, Jawa Tengah bagian timur, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Madura, Bali, NTB, NTT, Pesisir Barat Sulawesi Selatan dan Papua Selatan.
  • Juli 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Lampung bagian utara, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan bagian barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, Gorontalo Timur, sebagian kecil Sulawesi Utara, Maluku Tenggara, Papua Barat dan Papua Selatan.
  • Agustus – September 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian besar P. Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar P. Kalimantan, P. Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
  • Oktober 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Kep. Mentawai, sebagian Sumatera Selatan bagian selatan, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian selatan, sebagian Sulawesi bagian selatan, Gorontalo Timur, sebagian Maluku Utara bagian selatan, Maluku bagian barat dan tenggara,dan Papua Selatan.
  • November 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian kecil Lampung, sebagian kkecil Banten, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian Jawa Timur, sebagian Madura, sebagian NTB, sebagian NTT, sebaggian Sulawesi Selatan bagian, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian sebagian Maluku Tenggara, dan sebagian Papua Selatan.

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Hubungi via WhatsApp