Kembali ke Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Februari 2026

13 February 2026

Rini Eka Saputri

Klimatologi

Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Februari 2026

Analisis dan Prediksi  IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian I Februari 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar +0.19 (+0.009), mengindikasikan fonemena IOD masih konsisten pada fase Netral, kondisi IOD Netral diprediksi akan berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Sedangkan indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar -0.4 (-0.56) menunjukkan masih aktifnya fenomena La Nina lemah. Kondisi La Nina lemah diprediksi akan mulai beralih menuju fase Netral pada Februari-Maret  2026.

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk “Dasarian II Februari 2026” pada klasifikasi: Waspada: sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan. Awas: Tidak ada peringatan.

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk Dasarian II Februari 2026 pada klasifikasi: Waspada: kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah dan Kepualauan Riau. Siaga: kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau. Awas: Tidak ada peringatan.

Analisis Curah Hujan Dasarian I Februari 2026:

  • Curah hujan pada Dasarian I Februari 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0,54%, Tinggi 6,87%, Menengah 65,08%, dan Rendah 27,52%.
  • Sifat hujan pada Dasarian I Februari 2025 umumnya berada kriteria Bawah Normal (59,93%), Normal (26,24%), dan Sifat Hujan Atas Normal (13,83%).

Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian I Februari 2025: 

  • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 81.3% wilayah Indonesia (568 ZOM) mengalami Musim Hujan.
  • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, DKJ, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara,  sebagian Maluku, Maluku Utara dan Pulau Papua.

Prediksi Curah Hujan Dasarian: Februari II – Mar I 2026 : Pada Februari II – Maret I 2026 umumnya diprediksi curah hujan umumnya berada pada kriteria Rendah – Menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Tinggi – Sangat Tinggi (>150 mm/dasarian):

  • Pada Februari II 2026 meliputi meliputi sebagian Banten bagian selatan, DKI Jakarta bagian utara, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan , sebagian Nusa Tenggara, dan sebagian Papua Tengah.
  • Pada Februari III 2026 meliputi sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur , sebagian Nusa Tenggara  Barat , sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua Tengah.
  • Pada Maret I 2026 meliputi sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian P. Timor, dan sebagian Sulawesi Selatan.

Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Maret – Agustus 2026 : 

  • Maret 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian  Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian timur laut, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, Sebagian besar Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
  • April 2026  curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung bagian tengah, sebagian  Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan Barat bagian timur laut, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, Sebagian besar Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
  • Mei 2026  curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Pesisir Aceh bagian barat, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan Barat bagian timur laut, sebagian Kalimantan Tengah bagian utara, Sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
  • Juni – Agt 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan.

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

 

Klimatologi Lainnya