Analisis dan Prediksi IOD dan ENSO: Hasil monitoring pada Dasarian III Maret 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar -0.614 (+0.023), mengindikasikan fonemena IOD masih berada pada fase Netral. Sementara itu, indeks ENSO Dasarian (ENSO bulanan) sebesar +0.08 (-0.01) menunjukkan fenomena ENSO juga berada pada fase Netral. Kondisi ENSO Netral diprediksi bertahan pada sem I tahun 2026.
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi: berlaku untuk “Dasarian I April 2026” pada klasifikasi Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten dan Jawa Barat.; Awas: Tidak ada peringatan.
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis: berlaku untuk “Dasarian I April 2026” pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara; Siaga: Tidak ada peringatan; Awas: Tidak ada peringatan.
Analisis Curah Hujan Dasarian III Maret 2026:
- Curah hujan pada Dasarian III Maret 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0,24%, Tinggi 7,55%, Menengah 62,03%, dan Rendah 30,18%.
- Sifat hujan pada Dasarian III Maret 2026 umumnya berada kriteria Atas Normal 25,24%, Normal 17,24%, dan Bawah Normal 57,51%.
Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian III Maret 2026:
- Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 7% wilayah Indonesia (49 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
- Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian kecil wilayah Aceh, sebagian kecil wilayah Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Sulawesi Tengah,sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil NTB, sebagian kecil NTT dan Maluku, serta sebagian kecil Papua Barat.
Prediksi Curah Hujan Dasarian: April I – April III 2026
Pada April I – April III 2026 umumnya diprediksi curah hujan umumnya berada pada kriteria Rendah – Menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi dominan mengalami hujan kategori Rendah (<50 mm/dasarian):
- Pada April I 2026 meliputi pesisir timur Aceh, pesisir timur Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Kepulauan Riau, sebagian kecil Jambi, sebagian kecil Banten bagian utara, sebagian kecil Jawa Barat bagian utara, Jawa Timur bagian utara, sebagian kecil Kalimantan Barat bagian barat, sebagian kecil Kalimantan Timur bagian timur, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo bagian timur, Sulawesi Selatan bagian tengah, Maluku Utara bagian utara, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Papua Barat, sebagian Papua dan sebagian kecil Papua Pegunungan.
- Pada April II 2026 meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Kepulauan Riau, sebagian kecil Bengkulu, sebagian kecil Lampung, Banten bagian utara, Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat bagian barat, Kalimantan Timur bagian tenggara, sebagian kecil Kalimantan Utara, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo bagian timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian kecil Papua Barat, Papua bagian utara dan sebagian Papua Selatan.
- Pada April III 2026 meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Lampung, Banten bagian utara, Jawa Barat bagian utara dan barat, sebagian besar Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat bagian barat, Kalimantan Timur bagian tenggara, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian besar Bali, NTB, NTT, Sulawesi Barat bagian selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Papua Barat, dan sebagian Papua.
Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 50 mm/Bulan untuk Bulan April – September 2026 :
- April 2026 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang rendah terjadi di sebagian kecil Jawa Barat, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT.
- Mei 2026 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT.
- Juni 2026 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian kecil Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, sebagian besar NTT, sebagian Sulawesi Selatan bagian barat, dan sebagian Papua Selatan.
- Juli 2026 curah hujan ,50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, sebagian Bangka Belitung, sebagian besar Pulau Jawa, sebagian besar Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat bagian selatan, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan bagian barat, sebagian Sulawesi Selatan bagian barat, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Barat bagian selatan, sebagian Gorontalo bagian timur, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku, sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua Selatan.
- Agustus – September 2026 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatera Barat bagian selatan, sebagian Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Pulau Jawa, sebagian besar Bali, NTB, sebagian besar NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian SUlawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utar, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua barat, dan sebagian Papua Selatan.
– Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.