Kab.Cianjur – Sekolah Lapang Iklim (SLI) Operasional untuk para petani dilaksanakan di Pesantren Raudlatul Mubtadiin, Desa Cibadak, Kec. Sukaresmi Kab. Cianjur, Selasa (2/3).
Peserta SLI sebanyak 25 orang petani ini mendapatkan bekal pengetahuan tentang cuaca dan iklim untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Materi SLI yang disampaikan Instruktur dari Tim BMKG UPT Stasiun Klimatologi Bogor sejak pagi hingga sore hari ini menekankan pada pemanfaatan informasi iklim untuk pengurangan risiko.
“Pelaksanaan dari SLI ditujukan kepada pertanian yg sensitif terhadap kondisi cuaca dan iklim. Sehingga, para petani dapat memanfaatkan informasi iklim untuk perencanaan tanam, dan pengurangan risiko yang mungkin timbul dalam periode tanam”, ujar Indra Gustari selaku Kepala UPT Stasiun Klimatologi Bogor.
Pada kesempatan ini, hadir anggota komisi V DPR RI dan Deputi Bidang Klimatologi secara virtual. Menurut Neng Eem selaku anggota komisi V DPR RI, petani sebagai pahlawan pangan memiliki jasa yang amat besar, perlu mendapat perhatian untuk meningkatkan daya saing. Perhatian tersebut dapat berupa pemberian pengetahuan iklim untuk para petani.
Dalam arahannya, Herizal selaku Deputi Bidang Klimatologi, mengingatkan bahwa Kondisi iklim sekarang ini sulit untuk ditebak, namun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat memprediksi iklim sehingga para petani dapat meningkatkan hasil produksi pertaniannya.
Kegiatan SLI New Normal ini tampak berbeda, selain penerapan prokes juga penekanan materi pada kebutuhan petani tidak lagi berdasarkan modul pembelajaran.
“Kegiatan SLI kali ini bersifat oprasional yang menekankan pada kebutuhan petani setempat, tidak berdasarkan modul pelajaran sehingga dapat mempermudah pemahaman para petani membaca informasi iklim yang disampaikan BMKG”, ujar Marzuki selaku Koordinator Iklim Terapan.
Setelah pelaksanaan SLI, para peserta akan mendapatkan bimbingan lebih lanjut dan informasi mutakhir terkait cuaca dan iklim melalui groupWhatsapp yang dikelola Tim UPT Stasiun Klimatologi Bogor.
BMKG Laksanakan Pemantauan Hilal Serentak di 37 Lokasi, Pastikan Kesiapan Observasi di Seluruh Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan hilal secara serentak di 37 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia pada Kamis (19/03/2026).
Kawal Keselamatan Mudik Lebaran 2026, BMKG Pastikan Kesiapan Layanan Informasi Cuaca Terintegrasi
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, melakukan rangkaian kunjungan kerja untuk meninjau kesiapan posko pelayanan mudik Lebaran 2026, Rabu (18/03/2026).
Kajian Ramadan di UGM, Kepala BMKG Ungkap Pentingnya Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam Hadapi Perubahan Iklim
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim global. Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam kajian Ramadan bertajuk Samudra: Safari Ilmu di Bulan Ramadan yang merupakan bagian dari program Ramadan di Kampus (RDK) di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada.