
BMKG Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat pada Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
BMKG menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Pusat BMKG, Jakarta, Senin (17/8/2026)

Jakarta – Rabu (30/1), Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ph.D melaunching produk inovasi bidang kesehatan di Balai Agung Gedung Balai Kota DKI. Kegiatan launching ini sebagai bentuk tindaklanjut dari penandatanganan kerjasama antara BMKG dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pada acara hari kesehatan nasional ke -54 tahun di lapangan silang monas Jakarta
Produk inovasi kesehatan yang dilucurkan oleh Gubernur DKI diantaranya e-jiwa, DBDKlim serta Jak-Track dan salah satu produk nya yakni DBDKlim merupakan hasil kerjasama dengan BMKG. DBDKlim menghasilkan peta berdasarkan iklim, dimana peta ini menunjukan prediksi rata – rata kelembaban udara di wilayah Jakarta juga presentase tingkat keyakinannya yang kemudian dibagi menjadi 3 yakni ; tinggi, sedang dan rendah.
Selain itu DBDKlim juga menghasilkan peta angka DBD skala bulanan untuk 3 bulan ke depan di provinsi DKI Jakarta, dimana prediksi dibagi menjadi tiga kategori, hijau artinya aman, orange wasapada dan merah artinya awas. Tiap kategori memiliki tingkat penanganan yang berbeda untuk mengurangi penambahan jumlah kasus DBD di wilayah Jakarta dan Peringatan dini DBD berbasis iklim ini dapat diakses di http://dbd.bmkg.go.id. Selanjutnya, informasi ini juga akan diintegrasikan pada sistem informasi di Dinkes DKI Jakarta. PEDULI IKLIM STOP DBD.
Pejabat BMKG yang turut menghadiri kegiatan launching diantaranya Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan Guswanto, M.Si, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Darwahyuniati, SH.MH serta para pejabat eselon III-IV lainnya.

BMKG menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Pusat BMKG, Jakarta, Senin (17/8/2026)

Jakarta, 13 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendorong prakiraan berbasis dampak (impact based-forecast/IBF) sebagai landasan untuk memperkokoh budaya tangguh bencana. Ketangguhan masyarakat terwujudkan melalui aksi dini dalam mitigasi bencana serta pembangunan multi-sektor sebagai respons terhadap peringatan dini.

Kalimantan Tengah, 10 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengoperasikan Radar Cuaca C-Band di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Senin (10/8/2026). Kehadiran radar cuaca ini menjadi bagian dari upaya BMKG memperkuat jaringan observasi cuaca nasional guna mendukung sistem peringatan dini yang lebih cepat, tepat, dan akurat bagi masyarakat serta berbagai sektor pembangunan, termasuk memperkuat pemantauan kondisi cuaca untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.