Kembali ke Berita

Perkokoh Integritas dan Sinergi Lembaga, Kepala BMKG Lakukan Kunjungan Kerja ke Bawil III Bali

29 November 2025

Tri Wahyuningsih

Berita

Perkokoh Integritas dan Sinergi Lembaga, Kepala BMKG Lakukan Kunjungan Kerja ke Bawil III Bali

Denpasar, 29 November 2025 — Dalam kunjungan kerjanya ke Balai Besar Wilayah (Bawil) III Bali, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan kembali visi utama organisasi. Faisal menekankan bahwa tujuan mendasar bukanlah membangun visi pimpinan, melainkan mewujudkan BMKG sebagai lembaga yang kokoh dalam penerapan sains dan teknologi di bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG).

BMKG tidak hanya menyampaikan peringatan dini, tetapi juga berperan mendukung multisektoral, seperti di bidang swasembada pangan, energi, perencanaan, pembangunan, kesehatan, hingga pariwisata.

Untuk mewujudkan visi tersebut, segenap sumber daya di dalamnya harus bersinergi dengan baik. “Sebelum kita berbicara tentang kolaborasi dengan mitra, internal kita itu harus kuat dulu. Karena setiap insan BMKG adalah wajah lembaga yang memiliki tanggung jawab di pundaknya untuk membesarkan nama baik instansi,” pesan Faisal.

Menegakkan integritas untuk bekerja profesional, meningkatkan kompetensi, mewujudkan sinergi, dan berjejaring, merupakan prinsip yang harus dipegang teguh oleh seluruh insan BMKG. “Tanpa integritas, tanpa kompetensi, sinergi tidak akan terbentuk, maka akan memicu praktik KKN,” tambahnya. Sinergi yang kuat dan berjejaring akan memastikan kontribusi optimal bagi bangsa.

Peran Strategis Bawil III dan Penguatan Mutu
Senada dengan itu, Kepala Balai Besar Wilayah III Bali, Cahyo Nugroho, menjelaskan Bawil III Bali memegang peran strategis sebagai salah satu pusat layanan MKG paling krusial di Indonesia, terutama mengingat kawasan Bali sebagai sentra pariwisata internasional. Wilayah kerja Bawil III Bali sangat luas, mencakup Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, yang mengoordinasi 50 Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Tidak kalah penting, peran sentral Pusat Gempabumi Regional (PGR) III Bali memiliki peran krusial sebagai redundancy dari Pusat Gempabumi Nasional (PGN) di Jakarta. “Fungsi ini memastikan keberlanjutan informasi gempabumi dan tsunami nasional apabila terjadi gangguan pada pusat utama. Komitmen terhadap mutu layanan dibuktikan dengan perolehan Sertifikasi ISO 9001:2015 oleh PGR III,” papar Cahyo.

Inovasi digital dan keterlibatan aktif dalam kerja sama internasional, seperti menginstalasi empat unit AWS di Timor Leste, turut memperkuat peran Balai. Dengan SDM yang kompeten, struktur manajemen yang adaptif, serta layanan yang tersertifikasi ISO 9001:2015 dan LK-437-IDN untuk Lab Kalibrasi, Bawil III Bali siap menghadapi tantangan ke depan dalam mewujudkan Visi BMKG yang berkelas dunia.

Kembangkan Inovasi dan Pererat Sinergi Unit Teknis
Dalam paparannya, Kepala Stasiun Geofisika Denpasar, Rully Oktavia Hermawan, menjelaskan Bali merupakan wilayah dengan dinamika kegempaan yang tinggi. Komitmen Stasiun Geofisika Denpasar adalah terus memperkuat kualitas pemantauan, pengolahan, dan penyebarluasan informasi gempabumi, peringatan dini tsunami, serta layanan geofisika.

“Kami juga terus memperluas edukasi kebencanaan kepada masyarakat, meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan daerah, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia,” ungkap Rully.

Sama halnya dengan itu, Kepala Stasiun Meteorologi (Stamet) I Gusti Ngurah Rai, Rio Marthadi, menjelaskan Stamet I Gusti Ngurah Rai memainkan peran krusial dalam mendukung keselamatan penerbangan di Bali. “Stasiun ini telah berdiri selama 60 tahun melayani penerbangan. Saat ini, Stamet I Gusti Ngurah Rai mengandalkan sistem dan peralatan canggih untuk memberikan informasi cuaca penerbangan yang akurat,” jelas Rio.

Kerja sama dengan AirNav, Air Traffic Control (ATC), dan dengan Angkasa Pura juga terus ditingkatkan. Sinergi dengan internal BMKG pun dilaksanakan, seperti penyediaan informasi petir di area bandara yang merupakan hasil kerja sama dengan Stasiun Geofisika. Komitmen terhadap mutu layanan juga dibuktikan dengan perolehan Sertifikasi ISO 9001:2015.

Kegiatan Kunjungan Kerja ini dihadiri pula oleh Plt. Sekretaris Utama BMKG, Deputi Bidang Geofisika, Direktur Meteorologi Publik, Direktur Gempabumi dan Tsunami, Direktur Seismologi Tektik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu, perwakilan Kasklim Jembrana, Pejabat Fungsional dan staf.

 

Berita Lainnya

BMKG Perkuat Energi Surya Nasional Melalui Platform SILENTERA

BMKG Perkuat Energi Surya Nasional Melalui Platform SILENTERA

Perkokoh Kelembagaan, BMKG Dorong Sinergi Lintas Unit Demi Layanan Data yang Andal

Perkokoh Kelembagaan, BMKG Dorong Sinergi Lintas Unit Demi Layanan Data yang Andal

Belajar Seru di BMKG: Momen Penuh Tawa Adik-Adik Yarsi Preschool Menjelajahi Cuaca, Gempabumi, dan Tsunami Sedari Dini

Belajar Seru di BMKG: Momen Penuh Tawa Adik-Adik Yarsi Preschool Menjelajahi Cuaca, Gempabumi, dan Tsunami Sedari Dini