Kembali ke Berita

Mengenal Gempa Bumi dan Cuaca Sejak Dini, Siswa Balita Quran Antusias Menjelajah BMKG

Annisa Amalia Zahro
Mengenal Gempa Bumi dan Cuaca Sejak Dini, Siswa Balita Quran Antusias Menjelajah BMKG

Jakarta, 13 Mei 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerima kedatangan adik-adik Balita Quran dalam rangka upaya pengenalan gempa bumi dan cuaca sejak dini. Kegiatan ini merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan untuk mengenal ilmu pengetahuan dan fenomena alam.

Galih Priambodo, S.Si dari Direktorat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG mengajak adik-adik melihat alat-alat pencatat gempa bumi, seismograf, di Museum Geofisika yang sudah berevolusi dari tahun ke tahun.

“Ini seismograf terbaru yang saat ini dipakai di BMKG. Di sini, adik-adik bisa lihat, tidak ada garis zigzag di kertas seperti seismograf zaman dulu karena sinyal gempanya sudah dicatat secara digital,” jelas Galih di Jakarta (13/5).

Simulator Gempa Bumi telah menunggu untuk melengkapi pengalaman belajar adik-adik meningkatkan kesiapsiagaan terhadap fenomena gempa bumi. Bersama pendampingan Silvie Farahdila, S.T. dan Rani Fitri Febriyanti, S.T., M.Sc. dari Direktorat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, sesi ini disambut antusias tinggi adik-adik untuk mencoba simulator secara bergantian.

Kemudian, adik-adik melanjutkan penjelajahannya di Taman Alat Meteorologi untuk mengenal cuaca. Dengan didampingi oleh Anni Okvita K. Sitinjak, S.Si., mereka melihat alat-alat yang digunakan BMKG untuk memantau cuaca. Alat-alat tersebut meliputi penakar hujan, sangkar meteorologi, panci penguapan, dan campbell stokes.

Di Media Center, Dewi Kurniasih, S.Si. dari Direktorat Gempa Bumi dan Tsunami menjelaskan proses terjadinya gempa bumi hingga langkah mitigasi dalam menghadapi kejadian tersebut.

“Jadi, kalau ada peringatan dini tsunami dari BMKG, dan adik-adik berada di pantai, segera jauhi pantai menuju tempat yang lebih tinggi,” jelas Dewi.

Masih di ruangan yang sama, Andika Budi Hermawan, S.Tr, M.DS. dari Direktorat Meteorologi Publik menjelaskan jenis-jenis cuaca ke adik-adik Balita Quran dan aktivitas yang cocok untuk tiap-tiap cuaca.

“Adik-adik juga harus waspada waktu cerah itu cuacanya panas, ya, jadi kalau panas bisa berteduh atau minum air yang banyak biar tidak kehausan atau dehidrasi,” sebut Andika. (AD)

Hubungi via WhatsApp