Kembali ke Berita

Latsar CPNS Berakhir, BMKG Tekankan Integritas dan Kontribusi Nyata Generasi Muda

Fahmi Dendi Saputra
Latsar CPNS Berakhir, BMKG Tekankan Integritas dan Kontribusi Nyata Generasi Muda

Jakarta, 27 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi menutup rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan XLVIII dan XLIX Tahun 2026, Kamis (27/8). Para peserta yang merupakan lulusan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) tersebut telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran sebagai bagian dari tahapan awal dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BMKG.

Penutupan Latsar dilaksanakan secara daring setelah para peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (PPSDM MKG). Kegiatan Latsar CPNS tersebut diikuti 86 peserta, terdiri atas 42 peserta Angkatan XLVIII dan 44 peserta Angkatan XLIX.

Kepala PPSDM MKG, Adityawarman, menyampaikan bahwa Latsar menjadi tahapan penting untuk membangun fondasi awal bagi para CPNS yang akan menjadi bagian dari generasi muda BMKG. Fondasi tersebut mencakup pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai ASN, serta kemampuan dasar yang diperlukan dalam menjalankan tugas.

“Latsar ini menjadi satu kegiatan yang cukup krusial karena kita dituntut untuk dapat membangun fondasi awal bagi tunas-tunas muda di BMKG, sehingga mereka memiliki fondasi yang cukup untuk terus tumbuh dan berkembang dan memberikan kontribusi terbaik untuk organisasi,” ujar Adityawarman.

Sebagai lulusan STMKG yang kemudian bergabung sebagai CPNS BMKG, para peserta memiliki bekal pendidikan yang selaras dengan bidang tugas BMKG. Namun, menurut Adityawarman, memasuki dunia birokrasi membutuhkan lebih dari sekadar kompetensi teknis. Para CPNS perlu memiliki karakter serta nilai yang sama sebagai landasan dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

Ia menekankan pentingnya nilai BerAKHLAK sebagai nilai bersama yang harus dipegang oleh seluruh ASN. Perbedaan latar belakang dan nilai yang dimiliki sebelum menjadi ASN perlu diarahkan menjadi satu nilai bersama dalam menjalankan profesi dan pekerjaan.

“Begitu teman-teman masuk ke gerbang Pegawai Negeri sebagai ASN, maka value itu harus kita luruskan semua menjadi satu value, yaitu value BerAKHLAK,” tuturnya.

Adityawarman berharap kehadiran para lulusan STMKG tersebut dapat menjadi energi dan kekuatan baru bagi BMKG. Sebagai generasi muda, mereka diharapkan mampu membawa gagasan baru, menghadapi berbagai tantangan, serta menjadi bagian dari solusi bagi organisasi.

“Harapannya tentu teman-teman adalah sebuah solusi bagi organisasi. Teman-teman CPNS ini adalah sebuah solusi dari permasalahan-permasalahan yang ada di organisasi nantinya,” ungkapnya.

Menurutnya, kelulusan dari Latsar baru merupakan tahap awal dalam perjalanan karier sebagai ASN. Setelah memasuki dunia birokrasi, para CPNS akan menghadapi berbagai tantangan dan harapan yang dapat menjadi ruang untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.

Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai yang telah dipelajari selama Latsar tidak berhenti pada saat pelatihan berakhir. Kemampuan intelektual dan kompetensi perlu berjalan seiring dengan karakter dan nilai yang menjadi pedoman dalam bekerja.

“Sehebat apa pun kita secara intelektual, secara kemampuan, pada akhirnya nilai-nilai yang kita anutlah yang menentukan kesuksesan kita,” tegasnya.

Meskipun dilaksanakan secara daring, rangkaian Latsar tetap menghasilkan capaian yang dinilai membanggakan. Hal tersebut terlihat dari aksi aktualisasi yang dilakukan para peserta sebagai bentuk penerapan pembelajaran selama mengikuti pelatihan.

Adityawarman berharap hasil aktualisasi tersebut tidak berhenti sebagai bagian dari persyaratan pelatihan, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan di unit kerja masing-masing. Dengan demikian, proses pembelajaran yang telah dilalui dapat memberikan dampak nyata bagi organisasi.

“Sekarang pelatihan tidak hanya dituntut untuk dapat meningkatkan kompetensi pegawai, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi organisasi,” jelasnya.

Ia turut menitipkan keberlanjutan pembinaan para CPNS kepada mentor dan pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT). Penerapan nilai-nilai, kedisiplinan, pengetahuan, dan kompetensi yang telah diperoleh selama Latsar diharapkan terus mendapatkan pendampingan setelah peserta kembali menjalankan tugas.

Dengan berakhirnya rangkaian Latsar, para CPNS diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang telah diperoleh ke dalam lingkungan kerja, menjaga integritas dan disiplin, serta terus mengembangkan kompetensi. Lebih dari itu, aktualisasi yang telah dilakukan diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi BMKG.

Berita Lainnya

Latsar CPNS Berakhir, BMKG Tekankan Integritas dan Kontribusi Nyata Generasi Muda

Latsar CPNS Berakhir, BMKG Tekankan Integritas dan Kontribusi Nyata Generasi Muda

Baca selengkapnya
BMKG Dampingi Wilayah Flores Siapkan Peta Mikrozonasi dan Rekonstruksi Tahan Gempa

BMKG Dampingi Wilayah Flores Siapkan Peta Mikrozonasi dan Rekonstruksi Tahan Gempa

Baca selengkapnya
Hubungi via WhatsApp