Kembali ke Berita

Kunjungan Ceria dari Ananda Cerdas Preschool ke Kantor BMKG: Belajar Mengenal Cuaca, Gempa Bumi, dan Tsunami Sejak Dini

Annisa Amalia Zahro
Kunjungan Ceria dari Ananda Cerdas Preschool ke Kantor BMKG: Belajar Mengenal Cuaca, Gempa Bumi, dan Tsunami Sejak Dini

 Jakarta, 4 Juni 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan adik-adik Ananda Cerdas Preschool dalam rangka pengenalan gempa bumi dan cuaca sejak dini. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan untuk mengenalkan fenomena alam serta ilmu kebumian kepada anak usia dini.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Museum Geofisika, di mana Dimashq dari Direktorat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu (DST) BMKG memperkenalkan alat pencatat gempa bumi atau seismograf. Ia menjelaskan bahwa alat yang digunakan saat ini telah berkembang menjadi semakin kecil dibanding pertama kali ditemukan yang memiliki ukuran lebih besar.

“Ini seismograf terbaru yang saat ini dipakai di BMKG. Berbeda dengan dulu yang memiliki ukuran besar, sekarang pencatatan gempa sudah dilakukan dengan mesin yang kecil dan compact,” jelas Dimashq di Jakarta (4/6).

Selanjutnya, adik-adik diajak mencoba Simulator Gempa Bumi yang disiapkan untuk memberikan pengalaman langsung terkait situasi gempa bumi. Kegiatan ini dipandu oleh Silvie dan Rani dari DST BMKG. Sesi ini berlangsung dengan penuh antusias, terlihat anak-anak secara bergantian mencoba simulator tersebut.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan ke Taman Alat Meteorologi untuk mengenal berbagai alat pengamatan cuaca. Dengan pendampingan Radyan dari Direktorat Meteorologi Penerbangan BMKG, para peserta diperkenalkan pada sejumlah alat seperti penakar hujan, sangkar meteorologi, panci penguapan, serta campbell stokes yang digunakan untuk memantau kondisi cuaca.

Memasuki ruang Media Center, Ulayya dan Syifa dari Direktorat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG memberikan penjelasan lebih dalam mengenai proses terjadinya gempa bumi serta langkah-langkah mitigasi bencana.

“Jika terdapat gempa bumi, segera berlindung ke bawah meja atau bawah kursi,” ujar Ulayya.

Masih di lokasi yang sama, Awan dari Direktorat Meteorologi Publik BMKG menjelaskan berbagai jenis cuaca serta aktivitas yang sesuai dengan kondisi cuaca kepada para peserta.

Kegiatan edukatif ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman anak-anak sejak dini mengenai cuaca, gempa bumi, serta pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.

Berita Lainnya

Hubungi via WhatsApp