Kembali ke Berita

Kepala BMKG Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan sebagai Fondasi Peradaban

Muhammad Yusril Ihza
Kepala BMKG Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan sebagai Fondasi Peradaban

Jakarta, 20 Juli 2026 – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Sidang tersebut dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga pemerintah nonkementerian, serta pejabat tinggi negara untuk membahas berbagai agenda strategis pembangunan nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat ketahanan pangan nasional sebagai fondasi utama keberlangsungan bangsa dan negara. Menurutnya, kemampuan suatu negara dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat merupakan indikator mendasar yang menentukan kekuatan sebuah peradaban.

Oleh karena itu, upaya menjaga ketahanan pangan harus menjadi prioritas bersama seluruh elemen bangsa. Menurut Presiden, ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan sumber daya pendukung lainnya, seperti air, lingkungan yang terjaga, lahan yang produktif, serta kebijakan yang tepat dan berkelanjutan.

“Untuk menjamin pangan perlu air, perlu lingkungan yang dilestarikan, perlu lahan yang subur, perlu kebijakan yang benar,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk terus percaya pada kemampuan dan potensi bangsa sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan global. Ia menilai Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan nasional.

“Apa pun yang terjadi, sekarang pangan kita aman, energi cukup kuat, air kita berlimpah. Tinggal bagaimana pengelolaannya agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan merata,” ujarnya.

Presiden juga menyoroti berbagai keberhasilan dalam pemanfaatan sumber daya lahan untuk mendukung peningkatan produksi pangan nasional. Menurutnya, sejumlah kawasan yang sebelumnya kurang produktif kini telah berhasil dikembangkan menjadi lahan pertanian yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional.

Kehadiran BMKG dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut merupakan bagian dari dukungan BMKG terhadap agenda pembangunan nasional, khususnya melalui penyediaan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang akurat untuk mendukung sektor strategis, termasuk ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, serta mitigasi risiko bencana hidrometeorologi.

Melalui penguatan layanan informasi iklim, cuaca, dan geofisika, BMKG terus berkomitmen mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan sains guna mewujudkan pembangunan yang tangguh, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Hubungi via WhatsApp