Jakarta – Selasa (13/3), Dalam rangka persiapan pemasangan peralatan intensitymeter bantuan negara Jepang dibeberapa lokasi di DKI Jakarta, Kedeputian Geofisika melalui Bidang Manajemen Operasi Seismologi Teknik, Geofisika potensial dan tanda waktu melaksanakan Rapat Koordinasi Pemasangan Intensitymeter bersama SKPD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di ruang rapat lt. I Gedung A BMKG.
Rapat Koordinasi tersebut mengagendakan antara lain Koordinasi Pemasangan Intensitymeter, Penjelasan Peralatan Intensitymeter dan Penetapan PIC masing-masing lokasi dan dihadiri Kepala Biro Hukum, Pejabat Eselon II dan III Kedeputian Geofisika.
Kepala Bidang Manajemen Operasi Seismologi Teknik , Geofisika potensial dan tanda waktu Ariska Rudyanto, S.Si, Dipl.Tsu, M.Sc menyampaikan dalam presentasinya bahwa peralatan intensitymeter berguna untuk mengestimasi tingkat getaran akibat gempa bumi dengan cepat sehingga dapat disampaikan ke Pemda sesegera mungkin dan data hasil pengamatan tingkat guncangan dari intensitymeter kemudian dianalisa untuk dijadikan salah satu parameter untuk memonitor dampak kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi.
Ariska menambahkan bahwa Fungsi dari Intensitymeter adalah untuk mendeteksi guncangan pada suatu peralatan tertentu akibat gempa bumi (bukan mengukur kekuatan gempa bumi dan intensitymeter berfungsi juga untuk mengirimkan data hasil pengamatan ke BMKG melalui internet secara otomatis.
Jakarta, 6 Maret 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sinergi dengan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dalam mendukung sistem pemantauan maritim nasional. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksda TNI Dr. Samuel H.H. Kowaas, M.Sc., CSBA., beserta jajaran ke Kantor Pusat BMKG, Kemayoran, Jakarta.
Sinergi Sains dan Syariah: BMKG Terima Kunjungan KKL UIN Walisongo Semarang
Jakarta, 13 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan dari Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sebanyak 80 mahasiswa di Auditorium BMKG, Jumat (13/02).
Perkuat Enterprise Resilience, Bank Mandiri Benchmarking Sistem Peringatan Dini Multi-bahaya di MHEWS BMKG
Jakarta, 12 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan kerja dan kegiatan benchmarking dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dalam rangka penguatan kolaborasi serta pendalaman sistem operasional Command Center Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS) BMKG. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan enterprise resilience dan peningkatan kapabilitas situational awareness dalam menghadapi potensi gangguan dan bencana.