Optimalisasi Kehumasan, BMKG Sosialisasikan Penguatan Penyebaran Informasi di Kepulauan Riau
30 May 2024
Fahmi Dendi Saputra
Berita Kegiatan
Tanjung Pinang, 29 Mei 2024 – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan efektivitas komunikasi publik, Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyelenggarakan sosialisasi penguatan kehumasan dalam penyebarluasan layanan informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG) di wilayah Stasiun Metorologi Raja Haji Fisabilillah. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Aston Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (29/05/2024).
Acara sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat peran kehumasan di setiap UPT BMKG dalam menyampaikan informasi dan penyebarluasan layanan informasi MKG yang akurat dan dikemas dengan menarik. Dalam sambutannya, Akhmad Taufan Maulana selaku Koordinator Bidang Hubungan Masyarakat, menekankan pentingnya peran kehumasan dalam menentukan target audience dengan menyasar semua kalangan dan menyesuaikan platfom yang digunakan.
“Optimalisasi kehumasan sangat penting untuk miningkatkan reputasi dengan menggunakan empat platfom untuk penyerluasan layananan informasi yaitu media social, media massa, jejaring dan komunitas.”Ujar Taufan.
Kegiatan sosialisasi ini mencakup berbagai materi, antara lain, “Penyusunan dan penyebaran informasi yang menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat strategi membuat konten kreatif media sosial”, lalu “Optimalkkan smartphonemu”, serta pengenalan website perpustakaan BMKG. Selain itu, para peserta juga sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi penguatan kehumasan ini.
Ahmad Kosasih selaku Kepala Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang juga menyampaikan, “BMKG tidak akan sukses jika informasi MKG tidak terdelivery dengan baik kepada masyarakat, bahwa informasi harus cepat akurat dan mudah dipahami, dengan adanya sosialisasi ini para peserta dapat dibekali dalam packaging informasi dengan cepat dan menarik.” ungkapnya.
BMKG berharap, melalui upaya sosialisasi dan pelatihan ini, dapat tercipta sinergi yang lebih baik antara pusat dan UPT dalam menyampaikan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Sehingga, BMKG dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kegiatan sosialisasi penguatan kehumasan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi, dimana para peserta dapat berbagi pengalaman dan mendapatkan masukan langsung dari narasumber. BMKG berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa secara berkala guna memastikan peningkatan kualitas dan profesionalisme dalam layanan kehumasan di unit kerja yang tersebar di seluruh Indonesia.
Koordinator Bidang Humas memberikan paparan
Foto bersama
Foto bersama Koordinator Bidang Humas dan Kepala UPT bersama peserta
Tim Humas memberikan paparan
Antusias para peserta
Antusian para peserta
Sambutan Kepala UPT Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabillah
Jakarta, 6 Maret 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sinergi dengan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dalam mendukung sistem pemantauan maritim nasional. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksda TNI Dr. Samuel H.H. Kowaas, M.Sc., CSBA., beserta jajaran ke Kantor Pusat BMKG, Kemayoran, Jakarta.
Sinergi Sains dan Syariah: BMKG Terima Kunjungan KKL UIN Walisongo Semarang
Jakarta, 13 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan dari Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sebanyak 80 mahasiswa di Auditorium BMKG, Jumat (13/02).
Perkuat Enterprise Resilience, Bank Mandiri Benchmarking Sistem Peringatan Dini Multi-bahaya di MHEWS BMKG
Jakarta, 12 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan kerja dan kegiatan benchmarking dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dalam rangka penguatan kolaborasi serta pendalaman sistem operasional Command Center Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS) BMKG. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan enterprise resilience dan peningkatan kapabilitas situational awareness dalam menghadapi potensi gangguan dan bencana.