Kembali ke Berita Kegiatan

Kunjungi BMKG, Mahasiswa Ilmu Falak UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Praktik Pengamatan Hilal

Annisa Amalia Zahro
Kunjungi BMKG, Mahasiswa Ilmu Falak UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Praktik Pengamatan Hilal

Jakarta, 19 Mei 2026 – HMJ Ilmu Falak UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkunjung ke BMKG dalam rangka menambah wawasan dan praktik mahasiswa mengenai layanan pengamatan hilal dan informasi cuaca sebagai pendukungnya.

Prakirawan Taneswari Dega Viratri dari Direktorat Meteorologi Publik BMKG menjelaskan tugasnya melakukan pengamatan, analisis, hingga penyebaran informasi cuaca kepada masyarakat. Berbagai produk informasi cuaca BMKG seperti prakiraan harian, peringatan dini cuaca ekstrem, citra radar, serta citra satelit, sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pengamatan hilal.

Pada kesempatan yang sama, Prakirawan Andika menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa mengenai seringnya pengamatan hilal terkendala keberadaan awan dan kabut.

“Indonesia sendiri merupakan negara beriklim tropis, di mana matahari selalu bersinar. Maka, awan pasti selalu ada dan jarang terjadi langit bersih dari sama sekali. Banyak penyinaran matahari, banyak penguapan, dan banyak awan. Jadi, tidak terkhusus di awal bulan. Cuaca saat pengamatan hilal juga dipengaruhi faktor global lain, seperti MJO,” jelas Andika di Ruang Media Center BMKG, Jakarta (19/5).

Lebih lanjut, Himawan Widiyanto dari Direktorat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG menjelaskan konsep dasar hilal, metode hisab dan rukyat, serta peran BMKG dalam penyediaan data penentuan awal bulan Hijriah. Selain itu, mahasiswa juga diajak mencoba mempraktikkan metode pengamatan hilal BMKG menggunakan teleskop dan perangkat digital lainnya.

Sebagai penguatan teori, mahasiswa turut mengunjungi Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHWS) BMKG, tepatnya ruang operasional Meteorology Early Warning System (MEWS) dan Climate Early Warning System (CEWS) dengan didampingi oleh Deny Hardika dan Indra Gustari. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa melihat secara langsung ruang operasional system peringatan dini meteorologi dan klimatologi BMKG yang beroperasi selama 24 jam untuk memantau kondisi cuaca dan potensi iklim di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa HMJ Ilmu Falak UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran BMKG dalam layanan meteorologi publik, sistem peringatan dini, serta pengamatan hisab dan rukyat hilal sebagai bagian dari pelayanan informasi kepada masyarakat.

Hubungi via WhatsApp