Jakarta – Kamis (16/9) Biro perencanaan melalui koodinator Monitoring dan Evaluasi menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Hotel Grand Orchadz yang diikuti sebanyak 32 peserta.
Kegiatan penyelenggaraan SPIP melakukan tindak lanjut dari ini Peraturan pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang mewajibkan setiap Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/D) untuk menyelenggarakan SPIP.
SPIP merupakan proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.
Pada kesempatan ini Sekretaris Utama Dwi Budi Sutrisno, M.Sc menyampaikan sambutan pembukanya “Hal ini tentunya selaras dengan tujuan BMKG yaitu terwujudnya lembaga dengan tata kelola yang transparan, bersih, akuntabel dan berkualitas, serta mampu mewujudkan layanan premium menuju penguatan kemandirian keuangan BMKG.”
Lebih lanjut, “Penyelenggaran SPIP merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang baik, dimana terdapat lima unsur dalam penyelenggaraan SPIP 2 yaitu: (1) lingkungan pengendalian, (2) penilaian resiko, (3) kegiatan Pengendalian, (4) informasi dan komunikasi, dan (5) pemantauan pengendalian intern, ujar Dwi Budi.
Dwi Budi menjelaskan “posisi saat ini, nilai maturitas SPIP BMKG berada di level tiga (3,3) atau terdefinisi, dalam arti organisasi telah mampu mendefinisikan kinerjanya dengan baik dan strategi pencapaian kinerjanya telah relevan dan terintegrasi, struktur dan proses pengendalian telah dilaksanakan namun belum efektif, dengan adanya kegiatan bimtek ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai pedoman terbaru mengenai SPIP dan meningkatkan nilai maturitas BMKG, sehingga target renstra BMKG dengan nilai maturitas BMKG di level 4 (terkelola dan terukur) di tahun 2024 dapat tercapai, ujarnya.
Sebelum mengkahiri sambutannya Dwi Budi berpesan “melalui Bimtek Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaran SPIP Tahun 2021 ini marilah kita dukung dan sukseskan setiap usaha untuk mewujudkan VISI BMKG yang handal, tanggap dan mampu dalam rangka mendukung keselamatan masyarakat serta keberhasilan pembangunan nasional, dan berperan aktif di tingkat Internasional.
Kegiatan 2 hari ini diselenggarkan dengan melakukan protokol kesehatan Covid 19 yang ketat. Setiap peserta megikuti tes SWAB antigen terlebih dahulu sebelum mengikuti kegiatan Bimtek.
Jakarta, 6 Maret 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat sinergi dengan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dalam mendukung sistem pemantauan maritim nasional. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksda TNI Dr. Samuel H.H. Kowaas, M.Sc., CSBA., beserta jajaran ke Kantor Pusat BMKG, Kemayoran, Jakarta.
Sinergi Sains dan Syariah: BMKG Terima Kunjungan KKL UIN Walisongo Semarang
Jakarta, 13 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan dari Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sebanyak 80 mahasiswa di Auditorium BMKG, Jumat (13/02).
Perkuat Enterprise Resilience, Bank Mandiri Benchmarking Sistem Peringatan Dini Multi-bahaya di MHEWS BMKG
Jakarta, 12 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan kerja dan kegiatan benchmarking dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dalam rangka penguatan kolaborasi serta pendalaman sistem operasional Command Center Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS) BMKG. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan enterprise resilience dan peningkatan kapabilitas situational awareness dalam menghadapi potensi gangguan dan bencana.