
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Padang Pariaman, 23/03/2013, Bertepatan dengan Hari Meteorologi Dunia yang ke 67 (23 Maret 2017), UPT BMKG Sumatera Barat mengadakan upacara di Stasiun Klimatologi Padang Pariaman. Peringatan Hari Meteorologi Dunia tahun ini, secara internasional mengangkat tema “Understanding Cloud”, yang kemudian diterjemahkan secara nasional menjadi “Bersahabat Dengan Cuaca Untuk Siaga Bencana”.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Koordinator BMKG Sumatera Barat Bapak Rahmat Triono, ST., Dipl.Seis., M.Sc., sekaligus membacakan sambutan Kepala BMKG. Dalam sambutannya kepala BMKG menyampaikan bahwa diangkatnya tema tersebut seiiring dengan tertujunya mata dunia terhadap isu dampak perubahan iklim yang semakin meningkatkan jumlah frekwensi terjadinya bencana, terutama bencana Hidrometeorologis.
Dalam upacara hari ini, dihadiri oleh Kepala Stasiun dan pegawai seluruh UPT se Sumatera Barat. Pada Peringatan Hari Meteorologi Dunia ke 67 juga diliput oleh Stasiun Televisi Padang TV.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.