Kembali ke Berita Daerah

Stasiun Geofisika Sorong Lakukan Sosialisasi Pelayanan Informasi Gempabumi & Tsunami

03 August 2018

Murni Kemala Dewi

Berita Daerah

Stasiun Geofisika Sorong Lakukan Sosialisasi Pelayanan Informasi Gempabumi & Tsunami

Sorong, Kamis 2 Agustus 2018 / Tim dari Stageof Sorong yang dipimpin oleh Andri Wijaya hadir di BPBD Kabupaten Sorong untuk melakukan Sosialisasi Pelayanan Informasi Gempabumi dan Tsunami serta Latihan Evakuasi Mandiri Gempabumi kepada jajaran BPBD Kab.Sorong, Kamis (02/08). Andri menjelaskan bahwa Kabupaten Sorong merupakan wilayah yang rentan terjadi gempabumi dan tsunami dan setiap saat BPBD Kab.Sorong sebagai ujung tombak kebencanaan di wilayahnya harus bersiap menghadapi aktifitas gempabumi dan tsunami.

BMKG merupakan mitra kerja BPBD selalu siap melakukan koordinasi dan sinergi untuk mewujudkan Indonesia yang siap selamat, dan siap mendukung data dan informasi gempabumi bagi BPBD. Selain itu, tim Stageof Sorong juga melakukan latihan dan pendampingan evakuasi mandiri bencana gempabumi bersama personel BPBD Kab.Sorong serta memasang tanda jalur evakuasi dan titik kumpul di Kantor BPBD Kab.Sorong  Kegiatan ini mendapat respon positif dan apresiasi dari Kepala Pelaksana BPBD Kab.Sorong Bapak Aminadab Lobat,S.AN.,M.Si. “Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan ditingkatkan lagi hingga melibatkan seluruh SKPD Pemda Kab.Sorong”, ujar Aminadab.

Berita Daerah Lainnya

Stasiun Geofisika Sleman Lakukan Survei Cepat Dampak Gempa Pacitan M6,2 di Bantul dan Pacitan

Stasiun Geofisika Sleman Lakukan Survei Cepat Dampak Gempa Pacitan M6,2 di Bantul dan Pacitan

BMKG Paparkan Perkembangan Cuaca dan Iklim Jawa Barat 2026 pada High Level Meeting Pengendalian Inflasi Pangan

BMKG Paparkan Perkembangan Cuaca dan Iklim Jawa Barat 2026 pada High Level Meeting Pengendalian Inflasi Pangan

Kalurahan Karangwuni Paparkan 12 Indikator Tsunami Ready Community sebagai Tahapan Menuju Pengakuan Nasional

Kalurahan Karangwuni Paparkan 12 Indikator Tsunami Ready Community sebagai Tahapan Menuju Pengakuan Nasional