
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Rabu (26 Juli 2023), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara mengadakan kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) dengan tema “Pemanfaatan Informasi Iklim untuk Petani Cerdas dan Tangguh”.
Iklim memiliki peran yang sangat penting dalam budidaya pertanian. Demikian pula informasi iklim yang berpengaruh besar dalam praktik dan proses budidaya pertanian. Pengetahuan dan pemahaman tentang iklim merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan produksi pertanian. SLI merupakan salah satu bentuk kegiatan dukungan BMKG pada sektor pertanian. BMKG secara rutin mengeluarkan informasi iklim untuk sektor pertanian. Informasi ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mendukung aktivitas pertanian. Target SLI adalah untuk Penyuluh Pertanian, Penyuluh Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan Petani untuk memahami informasi iklim dan implementasinya di sektor pertanian. Diharapkan dengan adanya kegiatan SLI yang diselenggarakan secara bertahap di berbagai daerah sentra pangan Indonesia, petani mampu mempertimbangkan ketersediaan air dan radiasi matahari yang dibutuhkan tanaman sesuai dengan iklim yang sedang berlangsung, dan juga mampu mengantisipasi lebih dini terhadap potensi bencana banjir maupun kekeringan yang disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem dan anomali iklim.
Kegiatan SLI yang dilaksanakan di Kantor Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Kelurahan Kalasey, Kec. Pineleng, Kab. Minahasa, Prov. Sulawesi Utara diikuti oleh total 40 peserta yang terdiri dari 35 orang Penyuluh Pertanian Lapang dan 5 orang petani mandiri yang tersebar di Kecaman Pineleng. Di era pasca pandemi ini, kegiatan SLI dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.
Dalam acara SLI ini dihadiri langsung oleh PLT. Deputi Bidang Klimatologi BMKG yang diwaliki oleh Dr. Yunus S. Swarinoto M.Si, Kepala Stasiun UPT BMKG Sulawesi Utara, dan Kepala BPSIP Prov. Sulawesi Utara. Selain itu, melalui virtual zoom dihadiri oleh Kepala BPPMPTH Prov. Sulawesi Utara, dan Kepala Stasiun Klimatologi Se-Indonesia.
Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian yaitu Bapak Ir. Agussalim M.si menyampaikan bahwa “Untuk meningkatkan pertanian di Kabupaten Minahasa, kami berterima kasih kepada BMKG atas kegiatan strategis ini. Hal ini merupakan salah satu sumber literasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman tentang pengaruh iklim terhadap pertanian. Oleh karena itu, kami berharap para peserta dapat memperoleh banyak pengetahuan tentang cara meningkatkan budidaya petani dengan memanfaatkan informasi yang telah diberikan setelah mengikuti kegiatan SLI ini.”

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.